
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menerima kunjungan pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Didik Setiawan/ Pewarta Foto Indonesia)
JawaPos.com - Layanan internet berkecepatan 100 Mbps dengan tarif Rp 100 ribu per bulan dinilai berpotensi menjadi terobosan besar dalam pemerataan akses digital di Indonesia sekaligus menjawab persoalan mahalnya biaya internet bagi masyarakat.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan, meski jaringan telekomunikasi nasional telah menjangkau mayoritas wilayah berpenduduk, kualitas layanan internet masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.
“Jaringan telekomunikasi kita sudah meng-cover 97 persen wilayah yang didiami di Nusantara. Dari sisi lanskap sudah baik, tetapi kualitas internet kita masih harus ditingkatkan,” ujar Wamen Nezar dalam Grand Launching Ceremony Internet Rakyat di Jakarta Barat, Selasa (26/5).
Ia menilai tantangan pembangunan digital saat ini tidak lagi sebatas memperluas jangkauan jaringan, melainkan memastikan kualitas layanan internet tetap optimal dengan harga yang dapat dijangkau masyarakat luas.
Kebutuhan internet cepat dan stabil juga disebut semakin penting di tengah percepatan transformasi digital di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, layanan publik, kesehatan, hingga ekonomi digital.
Menurut Wamen Nezar, hadirnya layanan internet murah dengan kecepatan tinggi dapat membuka akses masyarakat terhadap ruang digital yang lebih produktif dan merata. Program seperti Internet Rakyat dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkecil kesenjangan digital antarwilayah.
“Kalau kita bisa menyediakan internet 100 Mbps dengan harga Rp 100 ribu, ini akan menjadi game changer. Ini bukan hanya soal koneksi internet, tetapi bagaimana masyarakat bisa mendapatkan akses digital yang lebih setara,” tegasnya.
Ia menambahkan, transformasi digital nasional memerlukan dukungan infrastruktur yang inklusif agar manfaat ekonomi digital dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Pemerintah, lanjutnya, ingin memastikan masyarakat bukan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan ekosistem digital untuk meningkatkan produktivitas dan taraf hidup.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022