
Petugas memperbaikin tower jaringan internet di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/3/2025). Pada 2026, penetrasi internet nasional tercatat mencapai 81,72 persen, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 80,66 persen. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Tingkat penggunaan internet di Indonesia terus mengalami peningkatan. Pada 2026, penetrasi internet nasional tercatat mencapai 81,72 persen, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 80,66 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa internet kini telah menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat di berbagai bidang kehidupan.
Ketua Umum APJII, Muhammad Arif, mengungkapkan jumlah pengguna internet di Indonesia pada 2026 mencapai 235.261.078 jiwa dari total populasi nasional sebanyak 287.303.234 jiwa.
"Internet saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, tetapi telah menjadi bagian dari aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik masyarakat Indonesia," kata Arif dalam konferensi pers hasil Survei Profil Internet Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa (19/5).
Berdasarkan wilayah tempat tinggal, masyarakat di kawasan urban memiliki tingkat penetrasi internet sebesar 84,75 persen dengan kontribusi pengguna mencapai 60,59 persen. Sementara itu, wilayah rural mencatat penetrasi sebesar 78,18 persen dengan kontribusi pengguna 39,41 persen.
Selain faktor wilayah, tingkat pendidikan juga memengaruhi penggunaan internet di Indonesia. Penetrasi tertinggi ditemukan pada kelompok masyarakat dengan pendidikan perguruan tinggi, yakni sebesar 92,49 persen. Posisi berikutnya ditempati lulusan SMA/SMK sederajat sebesar 90,44 persen, SMP sederajat sebesar 82,48 persen, serta kelompok tidak sekolah atau lulusan SD sederajat sebesar 74,84 persen.
"Berdasarkan kelompok generasi, penetrasi internet tertinggi berada pada kelompok gen Z sebesar 89,02 persen dan milenial sebesar 90,34 persen, yang menunjukkan dominasi generasi muda dalam pemanfaatan teknologi digital," ucapnya.
Arif menjelaskan, aktivitas komunikasi dan penggunaan media sosial menjadi alasan utama masyarakat memanfaatkan internet dengan persentase 19,9 persen. Selanjutnya diikuti hiburan digital seperti layanan streaming dan game sebesar 19,7 persen, pencarian informasi serta berita sebesar 19,6 persen, dan aktivitas transaksi e-commerce maupun layanan digital sebesar 18,7 persen.
"Hal ini menunjukkan bahwa internet telah menjadi bagian penting dalam aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia," tuturnya.
Hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa smartphone atau handphone masih menjadi perangkat utama untuk mengakses internet dengan angka penggunaan mencapai 84,31 persen.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
