
ilustrasi orang yang aktif berkomentar di medsos. (freepik)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah mengkaji aturan yang mewajibkan pengguna media sosial mencantumkan nomor telepon seluler saat mendaftarkan akun. Adapun kebijakan tersebut masih dibahas melalui proses konsultasi publik.
"Ini yang sedang kita godok dengan konsultasi publik tentunya agar bagaimana orang ketika masuk ke sosial media wajib menaruh nomor teleponnya sehingga identitasnya jelas," kata Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (18/5).
Menurut dia, selama ini pencantuman nomor telepon dalam pembuatan akun media sosial masih bersifat pilihan. Padahal, keberadaan nomor ponsel dinilai dapat membuat identitas pengguna lebih jelas dan mendorong tanggung jawab atas konten yang diunggah.
Selain membahas kewajiban nomor telepon, Kemkomdigi juga memperkuat sistem identitas digital melalui Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang telah terverifikasi.
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan nasional di ruang digital, terutama untuk menghadapi penyebaran misinformasi, disinformasi, serta penyalahgunaan teknologi deepfake.
Di sisi lain, Kemkomdigi terus melakukan patroli siber guna menekan penyebaran hoaks dan ujaran kebencian dengan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait.
Pengawasan terhadap platform digital dan media sosial juga diperketat, termasuk meminta laporan transparansi dan penjelasan mengenai sistem moderasi konten yang digunakan masing-masing platform.
Meutya mengungkapkan tingkat kepatuhan platform digital terhadap permintaan moderasi konten dari pemerintah saat ini masih rendah, yakni baru sekitar 20 persen.
Karena itu, pemerintah turut melakukan pemeriksaan dan investigasi langsung terhadap sejumlah platform digital. Salah satunya terhadap Meta terkait penanganan hoaks kesehatan dan kepatuhan terhadap aturan perlindungan anak dalam PP Tunas.
Pemerintah juga mempertimbangkan aturan yang mewajibkan platform digital memiliki kantor perwakilan di Indonesia agar koordinasi dengan pemerintah terkait perlindungan ruang digital bisa berjalan lebih cepat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
