
Ilustrasi seorang mahasiswa mengerjakan tugas kuliah dengan bantuan AI. (Freepik)
JawaPos.com - Pelajar dari tingkat sekolah hingga mahasiswa jadi semakin bergantung pada aplikasi AI seperti Chat GPT, Gemini dan sejenisnya. Kehadiran teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) diyakini membuat kualitas pendidikan di Indonesia jadi semakin jeblok.
Indra Charismiadji selaku pengamat dan praktisi pendidikan menilai, di sektor pendidikan, AI punya dua sisi yang harus dilihat dari masing-masing sudut pandang dan disikapi dengan hati-hati.
AI Bisa jadi baik jika dilihat dari perkembangan zaman dan akan sebaliknya jika standar dan kualitas pendidikan kita masih buruk.
Indra menilai, AI sebagai teknologi baru tidak bisa dibendung eksistensi dan kehadirannya. Dalam hal ini, guru dan tenaga pendidiklah yang harus pintar-pintar untuk mengurangi dampak negatifnya.
"Dalam konteks AI (di sektor pendidikan), kita harus gunakan sebagai cara untuk belajar, mencari informasi, bagaimana caranya belajar. Kalau esensinya untuk pendidikan, esensinya adalah learning how to learn," kata Indra kepada JawaPos.com.
Yang dimaksud Indra bisa membantu di sektor pendidikan adalah membantu meringkas materi-materi buku, bacaan dan rujukan ilmiah untuk menghemat waktu. Tidak seperti zaman dulu yang harus membaca satu buku secara utuh untuk menemukan informasi yang dicari.
Sementara jika AI digunakan untuk sebaliknya, dipakai untuk mengerjakan tugas sekolah atau tugas kuliah sehingga pelajar cenderung cari cara yang instan tanpa proses belajar yang benar, Indra menilai bahwa kesalahan tersebut ada pada guru atau dosennya.
"Kalau sekarang, ada guru, ada dosen, ngasih pertanyaan, yang bisa dijawab oleh AI, itu artinya kelemahan ada di mereka. Mereka nggak bisa bikin pertanyaan yang nggak bisa dijawab oleh AI," kata Indra.
Dia menyebut penting bagi guru atau dosen untuk bisa memberikan pernyataan yang sulit dijawab oleh AI. Anak dituntut untuk bisa berinovasi, mencari solusi dan penyelesaian masalah, kuncinya ada pada kreativitas dari para tenaga pendidik kita.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022