
Tren penggunaan material bangunan sintered stone. (Istimewa)
JawaPos.com - Tren penggunaan material bangunan di Indonesia tengah mengalami pergeseran, dengan meningkatnya minat terhadap sintered stone sebagai pilihan permukaan premium.
Menariknya, sintered stone kini dibekali teknologi GritTech+ yang menjadi salah satu nilai tambah utama dalam pengembangan material ini.
GritTech+ merupakan inovasi teknologi finishing permukaan yang dirancang untuk menghasilkan tampilan ultra-halus dengan tingkat reflektivitas tinggi, sehingga mampu menciptakan efek visual menyerupai cermin dengan kejernihan yang lebih maksimal.
Teknologi ini bekerja dengan mengoptimalkan proses pemadatan partikel mineral pada suhu dan tekanan tinggi, sehingga menghasilkan permukaan yang lebih rapat, minim pori, dan tampak lebih elegan.
Tidak hanya dari sisi tampilan, GritTech+ juga berperan penting dalam meningkatkan performa material. Permukaan yang lebih padat membuat sintered stone lebih tahan terhadap goresan, noda, serta paparan bahan kimia ringan yang umum ditemui dalam aktivitas rumah tangga.
Selain itu, sifatnya yang tidak mudah menyerap cairan menjadikan material ini lebih higienis dan mudah dibersihkan, sehingga sangat cocok digunakan pada area dengan intensitas penggunaan tinggi seperti dapur, kamar mandi, hingga area komersial.
Keunggulan lain dari teknologi ini adalah kemampuannya menjaga konsistensi warna dan kilap dalam jangka panjang.
Adapun popularitas material ini tumbuh seiring kebutuhan akan produk yang tidak hanya unggul secara visual, tetapi juga tahan terhadap kondisi iklim tropis yang ekstrem.
Sintered stone dinilai mampu menjawab kebutuhan tersebut karena menggabungkan tampilan premium dengan ketahanan terhadap panas, goresan, dan noda, sehingga menjadi pilihan yang semakin relevan baik untuk hunian maupun proyek komersial.
Melihat hal ini, Direktur Marketing Platinum Ceramics Group, Jali Wijaya, menilai konsumen kini semakin selektif dalam menentukan material.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
