
ILUSTRASI: Roblox. (@Roblox/X)
Sebagai pionir, kebijakan ini juga menjadi regulasi pertama di dunia yang diikuti oleh platform global Roblox.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa pemerintah terus memperbarui implementasi PP TUNAS secara bertahap. Pada fase awal, regulasi ini menyasar delapan platform digital, termasuk Roblox, yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan media sosial.
“Roblox menjadi salah satu platform yang telah menyampaikan komitmen kepatuhan setelah melalui pembahasan intensif, mengingat karakteristiknya sebagai platform game yang memiliki perbedaan dengan media sosial,” jelas Meutya di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (30/4).
Pemerintah pun mengapresiasi langkah konkret Roblox yang mulai menerapkan sejumlah fitur penting untuk memenuhi ketentuan tersebut, salah satunya sistem verifikasi usia bagi seluruh pengguna di Indonesia.
Dari total sekitar 45 juta pengguna Roblox di Tanah Air, sekitar 23 juta di antaranya diperkirakan merupakan anak berusia di bawah 16 tahun.
“Bagi pengguna yang tidak melakukan verifikasi maka fitur komunikasi seperti chat akan otomatis dinonaktifkan. Ini penting untuk mencegah interaksi dengan pihak yang tidak dikenal,” tegas Meutya.
Selain itu, Roblox juga menerapkan pembatasan akses konten berdasarkan kelompok usia, mulai dari anak di bawah 13 tahun, remaja 13–15 tahun, hingga pengguna di atas 16 tahun yang masing-masing memiliki tingkat akses berbeda.
Untuk mengurangi risiko kecanduan, platform ini turut menghadirkan fitur pengaturan waktu bermain (screen time) yang bisa dikendalikan oleh orang tua, termasuk dalam menentukan durasi serta waktu akses anak.
Sementara itu, Vice President Global Public Policy Roblox, Nicky Jackson Colaco, menyebut PP TUNAS sebagai salah satu regulasi penting dalam upaya perlindungan anak di ruang digital.
“Fitur-fitur yang kami hadirkan di Indonesia merupakan salah satu yang paling ketat secara global dan disesuaikan secara khusus dengan kebutuhan regulasi di Indonesia,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022