Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 April 2026 | 13.10 WIB

Ultimatum 7 Hari! Komdigi Ancam Blokir Wikipedia Jika Tak Patuh Aturan

Wikipedia. (istockphoto.com) - Image

Wikipedia. (istockphoto.com)

JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan peringatan tegas kepada Wikimedia Foundation agar segera menuntaskan proses pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat di Indonesia.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menegakkan regulasi yang berlaku demi menciptakan tata kelola ruang digital yang tertib dan berkeadilan.

“Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan komitmen dalam menegakkan tata kelola ruang digital yang tertib dan adil bagi seluruh penyelenggara sistem elektronik,” ujar Dirjen Alex di Jakarta Pusat, Rabu (15/4).

Ketentuan ini juga berlaku bagi Wikimedia Foundation yang menjalankan layanannya di Indonesia. Apabila dalam waktu tujuh hari kerja tidak juga memenuhi kewajiban pendaftaran PSE sesuai aturan, Kemkomdigi akan mengambil langkah pemblokiran terhadap layanan Wikimedia, termasuk Wikipedia Indonesia dan Wikimedia Commons.

Pemberian ultimatum tersebut bukan tanpa alasan. Kemkomdigi sebelumnya telah memberikan perpanjangan waktu atas permintaan Wikimedia sejak tahun lalu.

Dirjen Alex menjelaskan bahwa pemberitahuan kewajiban pendaftaran PSE telah disampaikan kepada Wikimedia Foundation sejak 14 November 2025.

Sebagai bentuk penegakan hukum, Kemkomdigi kini memberikan kesempatan terakhir selama tujuh hari bagi Wikimedia untuk memenuhi kewajiban tersebut.

Dengan demikian, batas waktu yang diberikan menjadi penentu kepatuhan Wikimedia terhadap regulasi di Indonesia. Jika masih tidak dipenuhi, pemerintah menegaskan akan menjatuhkan sanksi tegas.

“Dalam perpanjangan waktu terakhir, yaitu 7 hari, Wikimedia Foundation diharapkan segera menyelesaikan proses pendaftaran PSE sesuai ketentuan yang berlaku, jika masih belum ada kepatuhan terhadap hukum di Indonesia maka kami akan mengambil langkah tegas berupa pemblokiran,” tegas Dirjen Alex.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore