
Kapal kargo berlayar di Teluk dekat Selat Hormuz. Iran menyatakan jalur vital energi itu terbuka bagi negara-negara sahabat mereka. (The Guardian)
JawaPos.com - Pemerintah Inggris angkat bicara terkait rencana Presiden AS Donald Trump menyatakan akan memblokade jalur pelayaran di Selat Hormuz. Menurut laporan media lokal, Inggris tidak akan berpartisipasi dalam blokade Amerika Serikat terhadap Selat Hormuz.
Seorang juru bicara pemerintah mengatakan Inggris tetap mendukung kebebasan navigasi dan tetap terbukanya Selat Hormuz, jalur yang penting bagi ekonomi global dan biaya hidup domestik.
"Selat Hormuz tidak boleh dikenakan pungutan," kata pejabat tersebut, seperti dikutip Sky News, dilansir dari antara, Senin (13/4).
Ia menyebut Inggris tengah bekerja secara mendesak dengan Prancis dan mitra lain untuk membangun koalisi guna menjaga kebebasan navigasi.
Trump sebelumnya mengatakan Inggris akan mengirim kapal penyapu ranjau untuk membantu membersihkan selat tersebut.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
