
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria. (istimewa)
JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menegaskan bahwa Indonesia mendorong model tata kelola kecerdasan buatan (AI) yang menempatkan manusia sebagai pengendali utama. Pendekatan ini dinilai sebagai solusi konkret untuk menghadapi laju perkembangan teknologi yang kerap melampaui regulasi.
Dalam forum 23rd Informal ASEM Seminar on Human Rights, Nezar memaparkan arah kebijakan Indonesia dalam merespons akselerasi AI. Ia menekankan pentingnya merancang sistem yang memastikan manusia tetap memiliki kendali penuh atas setiap keputusan yang dihasilkan teknologi.
“Fokus kita bukan pada kekhawatiran, tetapi pada desain sistem yang memastikan manusia tetap memimpin arah penggunaan AI,” ujar Nezar dalam forum tersebut di Yogyakarta, dikutip Rabu (1/4).
Indonesia mendorong penerapan pendekatan human-in-the-loop sebagai standar utama. Konsep ini menempatkan manusia sebagai pengawas aktif dalam setiap proses AI, khususnya di sektor-sektor krusial seperti layanan publik, keamanan, dan ekonomi digital.
Menurut Nezar, pendekatan tersebut memungkinkan inovasi tetap berkembang tanpa mengabaikan aspek akuntabilitas serta perlindungan hak masyarakat.
“Setiap sistem harus dirancang agar manusia bisa mengintervensi, mengoreksi, dan bertanggung jawab atas hasilnya,” jelasnya.
Sebagai langkah konkret, pemerintah tengah menyiapkan Peta Jalan AI Nasional yang akan menjadi panduan strategis pengembangan teknologi di Indonesia. Dokumen ini mencakup arah riset, pengembangan talenta digital, kolaborasi lintas sektor, serta upaya mitigasi risiko sejak tahap awal.
Selain itu, Indonesia juga telah merumuskan sepuluh prinsip utama dalam tata kelola AI. Prinsip-prinsip ini mencakup perlindungan data pribadi, transparansi sistem, hingga jaminan keadilan dan inklusivitas dalam pemanfaatan teknologi.
Nezar menegaskan bahwa pendekatan yang diambil Indonesia bersifat adaptif, sehingga mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa kehilangan kendali kebijakan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
