
Ilustrasi kota nirkabel masa depan, di mana teknologi transfer daya tanpa kabel berbasis kecerdasan buatan di Jepang. (Freepik/rawpixel.com)
JawaPos.com — Nokia mengambil langkah strategis dalam perjalanan transformasi teknologinya dengan memisahkan bisnis kecerdasan buatan (AI) ke dalam unit mandiri.
Restrukturisasi ini dilakukan setelah Nvidia menanamkan investasi sebesar 1 miliar dolar AS (sekitar Rp 16,7 triliun, dengan kurs Rp 16.700 per dolar AS).
Langkah tersebut menandai ambisi baru Nokia untuk memperluas perannya dalam arsitektur teknologi global yang semakin digerakkan oleh AI.
Dilansir dari Financial Times, Kamis (20/11), Nokia memastikan bahwa divisi infrastruktur jaringan yang baru dibentuk akan menaungi bisnis cloud dan pusat data berbasis AI.
Sementara itu, operasi tradisional jaringan telekomunikasi akan tetap berada di bawah unit infrastruktur seluler, yang selama ini menjadi bisnis inti perusahaan.
Seiring dengan pemisahan tersebut, Nokia menegaskan bahwa investasi Nvidia menjadi pemicu percepatan strategi jangka panjangnya.
Dalam pernyataannya, CEO Justin Hotard menekankan posisi Nokia dalam lanskap teknologi Barat.
Dia mengatakan, “Sebagai penyedia teknologi Barat yang tepercaya akan konektivitas aman dan canggih, teknologi kami mendukung supersiklus AI.”
Pernyataan ini memperlihatkan tekad Nokia untuk mengambil posisi lebih sentral dalam ekosistem AI global yang tengah berkembang pesat.
Unit infrastruktur jaringan baru itu akan diposisikan sebagai segmen pertumbuhan utama dan mencakup jaringan optik, jaringan Internet Protocol (IP), serta infrastruktur broadband tetap. Di sisi lain, unit infrastruktur seluler akan mengelola jaringan radio, inti jaringan, dan pengembangan standar teknologi—termasuk kesiapan menuju jaringan AI-native dan pengembangan 6G.
Selain itu, Nokia juga akan membentuk unit pertahanan yang berfokus pada solusi keamanan dan konektivitas canggih. Pembentukan unit kecil ini dipandang sebagai strategi untuk memperkuat ekspansi Nokia di pasar pertahanan, terutama melalui penguatan operasi federal di Amerika Serikat.
Transformasi ini berlangsung di bawah kepemimpinan Hotard, yang bergabung pada April lalu setelah sebelumnya memimpin divisi AI dan pusat data di Intel. Di bawah arahannya, Nokia tampak semakin agresif mencari pertumbuhan baru di luar bisnis jaringan tradisional, khususnya melalui integrasi AI dan layanan cloud.
Saham Nokia sempat menyentuh level tertinggi dalam satu dekade setelah pengumuman investasi Nvidia, sebelum akhirnya terkoreksi seiring kekhawatiran pasar mengenai valuasi saham perusahaan-perusahaan terkait AI. Meski demikian, pelaku pasar tetap melihat restrukturisasi ini sebagai sinyal positif terhadap arah jangka panjang perusahaan.
Dalam target keuangan terbarunya, Nokia menetapkan proyeksi laba operasional yang dapat dibandingkan sebesar 2,7 miliar euro hingga 3,2 miliar euro pada 2028 (setara Rp 51,9 triliun–Rp 61,8 triliun, dengan kurs Rp 19.260 per euro). Angka ini meningkat signifikan dari capaian sekitar 2 miliar euro dalam 12 bulan terakhir.
Sejalan dengan proyeksi tersebut, Hotard kembali menegaskan visi strategis perusahaan melalui pesan optimistis: “Nokia dulu mengubah dunia dengan menghubungkan orang—dan kini akan melakukannya lagi dengan menghubungkan kecerdasan.” Pernyataan ini mencerminkan arah baru Nokia yang berfokus pada integrasi manusia, perangkat, dan kecerdasan buatan secara lebih luas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022