
Ilustrasi: Teknologi AI bantu bidang pekerjaan lainnya selain hanya soal chatbot. (eLearning Industry).
JawaPos.com - Artificial Intelligence (AI) kini tak lagi identik dengan chatbot atau asisten virtual yang menjawab pertanyaan pelanggan. Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi ini mulai merambah ke ranah strategis yang lebih luas.
Dari analisis data karyawan hingga prediksi perilaku tenaga kerja, AI sudah mulai masuk dalam bidang tersebut. Dunia Human Resources (HR) menjadi salah satu sektor yang paling cepat bertransformasi.
Dalam lanskap bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan berlomba mengintegrasikan AI untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Teknologi ini tak hanya membantu mempercepat proses administratif, tetapi juga memungkinkan perusahaan memetakan potensi karyawan, meminimalkan bias rekrutmen, dan menekan tingkat turnover.
Menurut laporan Kearney dan McKinsey, sekitar 65 persen perusahaan di Asia Tenggara telah mengadopsi AI, dengan potensi kontribusi hingga USD 1 triliun terhadap PDB kawasan pada 2030. Namun, sebagian besar masih berada di tahap awal implementasi, membuka peluang besar bagi negara-negara seperti Indonesia untuk mempercepat akselerasi.
“Tren AI di HR bukan lagi soal efisiensi waktu, tapi bagaimana data bisa membaca pola perilaku manusia. Dari sana, perusahaan dapat mengantisipasi risiko kehilangan talenta, menilai kinerja lebih objektif, bahkan membangun pengalaman kerja yang lebih personal,” ujar Stevens Jethefer, Head of Business di Mekari Talenta, salah satu penyedia solusi HCM berbasis AI di Indonesia.
Selain itu, teknologi kecerdasan buatan kini banyak digunakan dalam berbagai tahapan siklus kerja karyawan. Beberapa perusahaan di Indonesia telah menerapkan fitur Candidate Scoring untuk mempercepat seleksi dan meminimalkan bias rekrutmen, serta Employee-at-Risk Analysis yang memprediksi potensi karyawan mengundurkan diri.
Selain itu, Performance Review Summarization membantu HR menilai kinerja lebih objektif dengan dukungan data, bukan semata penilaian subjektif atasan. Mekanisme ini mulai dianggap penting dalam membangun kultur meritokrasi di lingkungan kerja.
“AI di Mekari Talenta kami desain bukan hanya untuk otomatisasi proses HR, tetapi juga menjadi strategic partner bagi HR leaders agar mereka bisa fokus pada pertumbuhan karyawan dan arah bisnis,” kata Stevens.
Mekari Talenta juga mengklaim mencatat penggunaan fitur AI mereka meningkat dua kali lipat sepanjang 2025, terutama di sektor manufaktur, layanan profesional, dan perdagangan.
Perusahaan yang mengadopsi sistem ini mengaku waktu rekrutmen berkurang hingga 30 persen, sementara kasus kecurangan absensi menurun signifikan, meningkatkan efisiensi biaya operasional HR.
Tak berhenti di situ, sistem prediksi turnover membantu manajemen mengambil langkah intervensi lebih cepat sebelum kehilangan talenta potensial.
Dari otomasi administrasi hingga analisis prediktif, kehadiran AI menandai pergeseran besar dalam fungsi HR: dari sekadar urusan administratif menjadi penggerak strategi bisnis.
“Keunggulan kompetitif masa depan akan ditentukan oleh sejauh mana perusahaan bisa mengintegrasikan AI dalam strategi organisasinya,” ujar Stevens.
Dengan arah perkembangan ini, AI di bidang HR menjadi contoh nyata bahwa kecerdasan buatan kini bukan sekadar alat bantu teknis, melainkan mitra strategis yang mampu memahami dan memprediksi dinamika manusia di dunia kerja.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022