Ilustrasi seorang pengguna sedang mengoperasikan ChatGPT di laptop (Dok. Canva)
JawaPos.com – OpenAI baru saja membuat langkah mundur yang jarang terjadi. Setelah meluncurkan GPT-5 dan menghapus GPT-4o dari pilihan pengguna, perusahaan tersebut kini memutuskan untuk menghadirkan kembali GPT-4o bagi pelanggan ChatGPT Plus.
Menurut laporan dari Tom's Guide, GPT-5 awalnya digadang-gadang sebagai model unggulan baru dengan kemampuan penalaran lebih baik, bantuan pemrograman lebih cepat, dan penulisan teks panjang yang lebih matang. Namun, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah peluncuran, gelombang protes dari pengguna setia GPT-4o mulai bermunculan.
Banyak yang mengeluhkan bahwa GPT-5 terasa "dingin" dan terlalu mekanis, meski unggul di sisi teknis. Di Reddit, pengguna membandingkan kehilangan GPT-4o seperti "kehilangan sahabat lama." Di platform X (sebelumnya Twitter), seruan agar GPT-4o dikembalikan membanjiri linimasa. Bahkan ada yang mengancam akan membatalkan langganan jika GPT-4o tidak dihadirkan lagi.
CEO OpenAI, Sam Altman, akhirnya mengonfirmasi bahwa GPT-4o akan kembali tersedia sebagai opsi untuk pelanggan Plus. Meski begitu, ketersediaannya dalam jangka panjang akan bergantung pada seberapa banyak pengguna yang memilih memakainya.
Kenapa Banyak yang Merasa Kehilangan?
Kasus ini menunjukkan bahwa dalam dunia kecerdasan buatan, performa bukanlah segalanya. Banyak pengguna merasa sudah membangun "hubungan emosional" dengan gaya komunikasi GPT-4o yang dianggap lebih hangat, ramah, dan mudah diajak "ngobrol" dibanding penerusnya. Bagi sebagian orang, AI bukan sekadar alat, tetapi juga pendamping sehari-hari.
Apa Artinya Bagi Pengguna ChatGPT?
Kesimpulannya, langkah cepat OpenAI ini menandakan satu hal penting: koneksi emosional dengan AI sama berharganya dengan kecanggihannya. Untuk saat ini, pelanggan Plus bisa menikmati "dua dunia" sekaligus—GPT-5 untuk kecanggihan maksimal, dan GPT-4o untuk rasa akrab yang sudah terbentuk.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
