Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Agustus 2025 | 13.41 WIB

OpenAI Kembalikan GPT-4o Setelah Drama GPT-5, Begini Ceritanya

Ilustrasi seorang pengguna sedang mengoperasikan ChatGPT di laptop (Dok. Canva)

JawaPos.com – OpenAI baru saja membuat langkah mundur yang jarang terjadi. Setelah meluncurkan GPT-5 dan menghapus GPT-4o dari pilihan pengguna, perusahaan tersebut kini memutuskan untuk menghadirkan kembali GPT-4o bagi pelanggan ChatGPT Plus.

Menurut laporan dari Tom's Guide, GPT-5 awalnya digadang-gadang sebagai model unggulan baru dengan kemampuan penalaran lebih baik, bantuan pemrograman lebih cepat, dan penulisan teks panjang yang lebih matang. Namun, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah peluncuran, gelombang protes dari pengguna setia GPT-4o mulai bermunculan.

Banyak yang mengeluhkan bahwa GPT-5 terasa "dingin" dan terlalu mekanis, meski unggul di sisi teknis. Di Reddit, pengguna membandingkan kehilangan GPT-4o seperti "kehilangan sahabat lama." Di platform X (sebelumnya Twitter), seruan agar GPT-4o dikembalikan membanjiri linimasa. Bahkan ada yang mengancam akan membatalkan langganan jika GPT-4o tidak dihadirkan lagi.

CEO OpenAI, Sam Altman, akhirnya mengonfirmasi bahwa GPT-4o akan kembali tersedia sebagai opsi untuk pelanggan Plus. Meski begitu, ketersediaannya dalam jangka panjang akan bergantung pada seberapa banyak pengguna yang memilih memakainya.

Kenapa Banyak yang Merasa Kehilangan?

Kasus ini menunjukkan bahwa dalam dunia kecerdasan buatan, performa bukanlah segalanya. Banyak pengguna merasa sudah membangun "hubungan emosional" dengan gaya komunikasi GPT-4o yang dianggap lebih hangat, ramah, dan mudah diajak "ngobrol" dibanding penerusnya. Bagi sebagian orang, AI bukan sekadar alat, tetapi juga pendamping sehari-hari.

Apa Artinya Bagi Pengguna ChatGPT?

  • Pilihan model kembali tersedia. Pengguna Plus kini bisa memilih antara GPT-5 untuk kemampuan teknis terbaik atau GPT-4o untuk interaksi yang lebih personal.
  • Kepercayaan pengguna diutamakan. Keputusan ini menunjukkan bahwa OpenAI siap mendengarkan masukan, bukan hanya berfokus pada tolok ukur teknis.
  • Masa depan AI semakin personal.Ke depan, bisa jadi pengguna akan semakin bebas menyesuaikan "kepribadian" AI sesuai kebutuhan mereka.

Kesimpulannya, langkah cepat OpenAI ini menandakan satu hal penting: koneksi emosional dengan AI sama berharganya dengan kecanggihannya. Untuk saat ini, pelanggan Plus bisa menikmati "dua dunia" sekaligus—GPT-5 untuk kecanggihan maksimal, dan GPT-4o untuk rasa akrab yang sudah terbentuk.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore