
Rully Moulany (kanan), Area Vice President untuk Asia & ANZ di Confluent di Jakarta Selatan, Rabu (25/6). (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelopor data streaming, Confluent, mengungkap bahwa platform data streaming (DSP) kini sangat penting bagi kesuksesan kecerdasan buatan (AI). Bahkan, hal ini berpengaruh pada transformasi bisnis yang lebih luas.
Berdasarkan 225 responden dari Indonesia, 80 persen pemimpin IT melihat bahwa DSP memudahkan adopsi AI dengan mengatasi tantangan akses, kualitas dan tata kelola data secara langsung. Hal ini menjelaskan mengapa 96 persen dari responden meningkatkan investasi pada DSP pada 2025.
“Mulai dari memberdayakan agentic AI hingga memungkinkan deteksi penipuan (fraud) secara real-time, platform data streaming (DSP) dengan cepat menjadi kunci utama bagi perusahaan modern,” kata Rully Moulany, Area Vice President untuk Asia & ANZ di Confluent di Jakarta Selatan, Rabu (25/6).
“Perusahaan-perusahaan di Indonesia tidak hanya mengadopsi teknologi data streaming, mereka menerapkannya secara strategis untuk mengatasi tantangan bisnis yang nyata dan menciptakan keunggulan kompetitif,” imbuh dia.
Adapun data real-time sendiri sangat diperlukan untuk aplikasi AI. Tujuannya agar agen AI, chatbot, atau asisten bisa memberikan nilai. Agen tersebut membutuhkan akses instan ke data yang bisa dipercaya tentang bisnis, pelanggan, dan dunia di sekitarnya.
Tentu hal ini tak mungkin dilakukan tanpa platform data streaming lengkap sekaligus menciptakan aliran data yang berkesinambungan, berkualitas tinggi, dan dapat ditemukan dengan mudah di mana saja di dalam organisasi.
Platform data streaming tak hanya menjadi taruhan untuk gelombang baru AI, tetapi juga merupakan kunci untuk membantu bisnis apa pun berjalan secara real-time.
Sebagai informasi, Confluent sendiri telah merilis temuan dari Laporan Data Streaming tahunan keempatnya, yang mensurvei 4.175 pemimpin TI di 12 negara, termasuk Indonesia.
Laporan ini didasarkan pada survei yang dirancang oleh Freeform Dynamics dan dilakukan oleh Radma Research. Tanggapan dari 4.175 pemimpin TI dikumpulkan dari Australia, Kanada, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Jepang, Singapura, Spanyol, Uni Emirat Arab, Inggris, dan Amerika Serikat.
Responden yang memenuhi syarat yakni mereka yang telah terbiasa dengan data streaming dan bekerja di perusahaan dengan 500 karyawan atau lebih.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
