Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Desember 2023 | 19.20 WIB

Ilmuwan AI Terkemuka Meta Memperingatkan Mark Zuckberberg Bahwa Facebook dan Instagram Bisa Punah Jika Mereka Tidak Mengejar ChatGPT

Yann LeCun, ilmuwan AI terkemuka Meta (kanan), mengatakan kepada CEO Mark Zuckerberg bahwa ChatGPT OpenAI menimbulkan risiko bagi Instagram dan Facebook. (sumber: Kevin Dietsch, Getty Images) - Image

Yann LeCun, ilmuwan AI terkemuka Meta (kanan), mengatakan kepada CEO Mark Zuckerberg bahwa ChatGPT OpenAI menimbulkan risiko bagi Instagram dan Facebook. (sumber: Kevin Dietsch, Getty Images)

JawaPos.com - Pemimpin penelitian kecerdasan buatan di Meta, Yann LeCun, memberikan peringatan serius kepada CEO Mark Zuckerberg ketika mereka berbincang di kantor pusat Meta di Menlo Park, California.

Diskusi ini terjadi enam minggu setelah peluncuran ChatGPT oleh OpenAI pada November 2022.

Sumber yang mengetahui percakapan tersebut mengungkapkan bahwa LeCun dengan tegas menyampaikan bahwa Meta harus segera mengambil langkah-langkah proaktif untuk mengatasi dampak potensial dari kemajuan teknologi ChatGPT.

Dalam pertemuan tersebut, ia memberi saran agar Meta tidak ketinggalan dalam persaingan teknologi dengan OpenAI. LeCun menekankan perlunya Meta merilis asisten kecerdasan buatan yang unggul secara segera.

Dalam laporannya di Business Insider, Jum'at (08/12), dia menyoroti risiko bahwa jika Meta tidak segera mengambil langkah-langkah proaktif ini, bisa terjadi penurunan signifikan dalam popularitas dan relevansi Facebook dan Instagram.

LeCun memperingatkan Zuckerberg bahwa terus-menerusnya pengembangan dan inovasi dalam bidang kecerdasan buatan dapat menjadi ancaman serius bagi Meta jika mereka tidak mengambil tindakan yang cepat dan tepat.

Dengan kata lain, keberlanjutan Meta sebagai pemain utama dalam industri sosial media mungkin terancam jika tidak ada respons yang cepat terhadap perkembangan pesat dalam teknologi kecerdasan buatan.

Zuckerberg tidak memberikan tanggapan secara langsung, seperti yang dilaporkan oleh The New York Times, meskipun disebutkan bahwa komentar LeCun telah menimbulkan ketidaknyamanan baginya.

Meskipun awalnya diam terhadap saran dari ilmuwan AI-nya tersebut, Zuckerberg akhirnya menunjukkan perubahan sikap pada malam harinya.

Pada waktu makan malam, Zuckerberg tampaknya berubah pikiran dan mengatakan kepada LeCun, "Saya telah mempertimbangkan perkataan Anda," seperti yang disampaikan oleh seorang sumber kepada Times. "Menurutku, Anda benar."

Meskipun demikian, Meta belum memberikan tanggapan langsung terhadap permintaan komentar dari Business Insider mengenai reaksi baik Zuckerberg maupun LeCun terhadap situasi tersebut.

Sementara itu, meskipun The New York Times melaporkan adanya penolakan dari bagian hukum dan kebijakan di Meta terkait isu keamanan, Zuckerberg memutuskan untuk melanjutkan langkah dengan segera merilis model kecerdasan buatan perusahaan secara terbuka.

Pada bulan Februari, Meta mengubah nama Genesis, model bahasa besar yang dikembangkan oleh tim Yann LeCun, menjadi LLaMA, dan menerbitkannya untuk digunakan oleh peneliti di luar perusahaan.

Namun, beberapa hari setelah model tersebut dirilis secara awal, kode-kode model tersebut secara tidak sengaja tersebar di platform online 4chan, sebuah forum pesan daring, yang kemudian menimbulkan keprihatinan serius terkait keamanan internal.

Kejadian kebocoran tersebut sebagian mendorong Senator Josh Hawley dari Missouri dan Richard Blumenthal dari Connecticut untuk mengirim surat kepada Meta dalam bulan-bulan berikutnya, menyalahkan perusahaan atas "kegagalan dalam mengevaluasi risiko secara serius" sebelum merilis LLaMA dan menjadikan model tersebut rentan terhadap potensi tindakan kejahatan.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore