
Ilustrasi: radiasi smartphone.
JawaPos.com - Penggunaan handphone (HP) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Namun ketika menyadari bahaya radiasi yang dihasilkan oleh handphone, tentu menjadi suatu hal penting yang harus diwaspadai.
Handphone bekerja dengan cara memancarkan gelombang radiasi, dan paparan radiasi ini diduga dapat berkontribusi terhadap risiko kanker dan penyakit lainnya.
Oleh karena itu, penting bagi pengguna handphone, khususnya anak-anak, untuk memahami dan mengatur penggunaan perangkat secara bijak guna mengurangi potensi dampak negatif kesehatan yang mungkin terkait dengan radiasi HP.
Penting untuk menyadari bahwa ponsel yang digunakan sehari-hari memancarkan gelombang radiasi RF (Radio Frequency) pada tingkat rendah.
Meskipun bersifat rendah, radiasi elektromagnetik ini dapat diserap oleh jaringan tubuh saat perangkat HP berada dalam jarak yang dekat.
Jumlah radiasi RF yang dapat dipaparkan pada seseorang bergantung pada beberapa faktor, termasuk jarak antara handphone dan pengguna, frekuensi penggunaan perangkat, serta teknologi yang diterapkan pada ponsel tersebut.
Oleh karena itu, pemahaman akan faktor-faktor ini menjadi penting dalam mengatur penggunaan handphone dengan bijak untuk mengurangi potensi dampak kesehatan.
Dilansir JawaPos.com dari siloamhospitals.com, Rabu (22/11), meskipun sering dikaitkan dengan risiko kanker, saat ini belum ada bukti ilmiah yang kuat yang menghubungkan radiasi HP secara langsung dengan peningkatan risiko kanker pada manusia.
Namun, perlu diingat bahwa penggunaan HP dapat menyebabkan peningkatan suhu pada area tubuh yang berdekatan, seperti telinga dan kepala.
1. Gangguan Elektromagnetik
Salah satu bahaya radiasi HP terkait dengan gangguan elektromagnetik yang dapat mempengaruhi kinerja alat medis, seperti pacu jantung, alat bantu dengar, dan implan defibrillator.
Terutama jika HP berada dalam jarak yang terlalu dekat. Meskipun demikian, perkembangan teknologi ponsel yang semakin maju disebut-sebut mampu meminimalkan dampak negatif tersebut.
2. Risiko Kanker

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
