
Photo
JawaPos.com - Saat ini dunia sedang menghadapi pandemi Covid-19 dengan serangkaian tantangan di sektor kesehatan, sosial, dan ekonomi. Situasi tersebut memaksa banyak orang berdiam diri di rumah.
Perusahaan analisis mobile Opensignal merilis data terbaru tentang perubahan perilaku pengguna seluler dan pengalaman jaringan yang terjadi selama krisis ini berlangsung. Mereka menganalisis jumlah rata-rata waktu yang dihabiskan pengguna smartphone yang terhubung ke Wifi di berbagai wilayah dan negara.
Secara garis besar disimpulkan bahwa terdapat kenaikan yang drastis pada minggu ke 3 di bulan Maret di negara-negara berkembang dalam benua Amerika Utara dan Eropa, dan juga negara Australia, Argentina, Peru dan Brasil.
Berbeda dengan banyak negara lain, Opensignal tidak mendeteksi peningkatan signifikan di Indonesia antara minggu ke 2 Januari dan Minggu ke 3 Maret. Sama halnya juga di Singapura dan Jepang.
Di negara Asia lainnya, terdapat kenaikan tinggi seperti di Filipina dan Malaysia.
Indikator awal untuk mengenali perubahan yang terjadi adalah persentase waktu rata-rata yang dihabiskan pengguna smartphone untuk terhubung ke jaringan Wifi (Time on Wifi atau waktu penggunaan Wifi). Ketika orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, Time on Wifi pun meningkat.
Biasanya, orang lebih banyak menghabiskan waktu mereka untuk terhubung ke jaringan Wifi pada akhir pekan dan selama hari libur nasional. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan waktu yang dihabiskan dirumah.
Di beberapa negara, persentase waktu yang dihabiskan masyarakatnya untuk terhubung ke jaringan Wifi dapat meningkat bahkan sebelum pemerintah memberlakukan tindakan karantina secara resmi, seperti yang terlihat di banyak propinsi utara Italia selama tahap awal wabah Coronavirus.
Tetapi sekarang, semakin banyak negara ikut menerapkan pembatasan tersebut dan kami mengamati peningkatan waktu penggunaan Wifi tersebut.
Untuk Asia, Opensignal menyebut pada awalnya, mereka melihat persentase waktu yang dihabiskan untuk terhubung ke jaringan Wifi meningkat di Hong Kong, tetapi itu beberapa minggu sebelum adanya perubahan signifikan di sebagian besar wilayah Asia lainnya.
Adanya lonjakan terhadap Time on Wifi dari minggu ke minggu teramati di Filipina pada minggu ketiga Maret, yang dimulai pada 16 Maret, dimana pulau utama negara tersebut sedang dalam masa karantina. Pihaknya juga mendeteksi adanya sedikit peningkatan, namun masih signifikan, Time on Wifi dari minggu ke minggu di Filipina pada minggu kedua Maret.
Negara lain juga mengalami peningkatan yang signifikan pada minggu ketiga Maret, termasuk Malaysia dan Australia. Opensignal juga melihat adanya tanda-tanda peningkatan Time on Wifi di Thailand. Namun, Time on Wifi menurun di Korea Selatan, kemungkinan dikarenakan berkurangnya kekhawatiran masyarakat setempat untuk sementara ini.
Berpindah ke Eropa, melalui laporan resminya, banyak negara di Eropa terpantau ada peningkatan yang besar terhadap persentase waktu yang dihabiskan pengguna smartphone untuk terhubung ke jaringan Wifi pada minggu ketiga Maret.
Sampai saat ini, lonjakan dari minggu ke minggu tertinggi dicatat oleh pengguna Wifi di Spanyol. Ini merupakan lockdown seminggu penuh pertama bagi Spanyol, dimana negara tersebut juga dinyatakan sebagai negara kedua terparah di Eropa yang dilanda wabah Covid-19. Italia melihat perubahan ini terjadi lebih awal, dengan peningkatan yang sudah dimulai pada minggu terakhir bulan Februari.
Sementara Amerika, di Amerika Utara, Opensignal menyebut mereka mendeteksi adanya peningkatan signifikan dalam persentase waktu yang dihabiskan pengguna smartphone untuk terhubung ke jaringan Wifi pada minggu ketiga Maret, dimulai pada 16 Maret, dengan perubahan terbesar yang terjadi di Kanada.
Pada tanggal 15 Maret, Centers for Disease Control and Prevention (C.D.C) menyarankan untuk tidak melakukan pertemuan yang terdiri dari 50 orang atau lebih selama delapan minggu ke depan. Minggu ketiga Maret juga dimulai dengan adanya penutupan sejumlah bar, teater, dan bioskop di New York.
Amerika Selatan juga menunjukkan peningkatan persentase waktu yang dihabiskan pengguna smartphone untuk terhubung ke jaringan Wifi. Pengguna di Argentina, Brazil, dan Peru menghabiskan waktu penggunaan Wifi lebih banyak pada minggu ketiga Maret, dimulai pada 16 Maret, dimana sejauh ini, Peru mengalami peningkatan dari minggu ke minggu terbesar.
Ini adalah minggu dimana karantina 15 hari mulai diberlakukan di negara tersebut, bersamaan dengan aturan jam malam mulai pukul 20.00 hingga 05.00. Sebaliknya, negara bagian Brasil yang paling parah terkena dampak, Sao Paulo, tidak memberlakukan lockdown hingga 24 Maret.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
