Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Januari 2019 | 17.29 WIB

Survei Gambaran Masa Depan: Cepat, Serba Otomatis, dan Kaya Teknologi

Ilustrasi: Kota di masa depan. - Image

Ilustrasi: Kota di masa depan.

JawaPos.com - Kehidupan masa depan memang masih misteri. Namun, Dassault Systemes dan CITE Research mengungkap bahwa kehidupan perkotaan pada 2030 mendatang akan dipenuhi dengan teknologi canggih. Kemajuan tersebut juga bakal meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan dan akan banyak memberikan manfaat sosial yang nyata, serta pengalaman teknologi yang kian modern. Ungkapan tersebut berdasarkan riset kepada 1.000 orang di Amerika Serikat (AS).


Menurut Dassault Systemes dan CITE Research berdasarkan hasil survei, teknologi canggih tersebut di antaranya adalah rangkaian kendaraan supercepat serupa kereta bernama hyperloop, sistem rumah pintar yang terhubung secara penuh, dan masih banyak lagi temuan yang dibayangkan masyarakat. “Meskipun konsumen memprediksi personalisasi sebagai salah satu manfaat utama inovasi teknologi di tahun 2030, di masing-masing kategori seperti masa depan di rumah, serta dalam hal transportasi, kesehatan, dan ritel. Mereka juga menyebutkan keamanan, efisiensi energi, kenyamanan, aksesibilitas, penghematan, dan pencegahan sebagai manfaat yang diperoleh dari berbagai teknologi akan ramai di tahun tersebut,” kata pihak Dassault dalam keterangan resminya kepada JawaPos.com, Jumat (25/1).


Kemudian, masih dalam hasil survei, responden berusia 18-34 tahun mengharapkan teknologi akan memberikan pengalaman yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan selera setiap pribadi. Sementara responden lainnya yang berusia di atas 35 tahun berharap kemajuan teknologi akan memberikan kualitas hidup yang lebih baik di masa mendatang.


Untuk kategori rumah pada 2030, lebih dari 70 persen responden percaya mereka akan menggunakan perangkat yang dapat dipantau dari jarak jauh, beragam asisten pintar yang dapat diaktifkan melalui suara, serta sistem rumah pintar yang terhubung secara penuh. Sementara sebanyak 49 persen memperkirakan akan menggunakan asisten rumah virtual atau robot yang sesuai dengan kebutuhan pribadi mereka.


Sementara untuk kategori transportasi dan mobilitas, transportasi masa depan disebut akan semakin berbasis listrik dan terhubung. Sehingga meningkatkan penghematan biaya, keselamatan di jalan, dan kualitas hidup orang banyak. Untuk kategori transportasi, lebih dari 70 persen responden memperkirakan akan menggunakan kendaraan hybrid atau kendaraan yang sepenuhnya elektrik, sedangkan lebih dari setengahnya memperkirakan akan bepergian dengan hyperloop dan sebanyak 38 persen memperkirakan akan menggunakan taksi udara.


Pada kategori pelayanan kesehatan, lebih dari 80 persen responden berharap bisa mencegah penyakit dan hidup lebih lama karena teknologi akan memungkinkan mereka untuk mengelola kesehatan pribadi dengan lebih mudah dan efektif. Sebanyak 83 persen responden memperkirakan rencana pencegahan berdasarkan perilaku atau nutrisi sebagai teknologi yang paling berdampak dan mengharapkan perangkat teknologi dapat memberikan perawatan di rumah, serta sistem rekam medis yang sepenuhnya elektronik.


Terakhir untuk kategori ritel. Sebanyak 84 persen responden memperkirakan akan menggunakan pembayaran mobile dan pengiriman kapan saja atau di mana saja untuk membuat pengalaman belanja menjadi lebih nyaman. Sementara 45 persen lainnya meyakini bahwa pada 2030 masih akan tetap ada toko fisik dan tidak hanya toko virtual saja.


Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore