Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 April 2026 | 05.10 WIB

BPDP Berkontribusi Besar pada Kelapa Sawit, Hasil Risetnya Diminta Tidak Sebatas Jadi Karya Ilmiah

Ilustrasi kelapa sawit. (Istimewa) - Image

Ilustrasi kelapa sawit. (Istimewa)

JawaPos.com - Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung menilai, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memiliki peran strategis dalam kegiatan riset kelapa sawit. BPDP tercatat sudah memberikan dukungan dana terhadap sekitar 400 judul penelitian.

Tungkot mengatakan, riset yang didukung BPDP meliputi aspek hulu hingga hilir industri kelapa sawit. Topik yang diangkat beraneka ragam, mulai dari pengembangan material baru berbasis sawit dan biomassa yang menghasilkan nilai tambah tinggi, hingga studi di lingkungan perkebunan dan kajian sertifikasi.

"Riset yang dibiayai BPDP mulai dari hulu hingga hilir sektor kelapa sawit. Dari sudut ini, komitmen BPDP dalam mendukung riset-riset sawit sangat jelas terlihat," kata Tungkot di Jakarta, Selasa (7/4).

Tungkot berharap dukungan semacam ini bisa terus berlanjut. Selain itu, perlu ada evaluasi untuk memperoleh masukan strategis dalam meningkatkan efektivitas peran lembaga tersebut di bidang riset.

Evaluasi ini bisa meliputi hasil riset tidak sebatas menjadi publikasi ilmiah. Ke depan perlu belum berlanjut ke tahap implementasi praktis di industri.

"Yang diperlukan industri sawit adalah inovasi bisnis. Agak ironi memang, riset-riset sawit semakin banyak tetapi produktivitas sawit stagnan bahkan menurun," imbuhnya.

Dia mencontohkan, banyak penelitian terkait penyakit ganoderma yang menyerang tanaman kelapa sawit, namun hingga saat ini belum terdapat kebijakan nasional yang solutif dalam penanggulangan penyakit tersebut di Tanah Air.

"Inilah tantangan ke depan yang harus dilakukan bagaimana mempercepat implementasi hasil riset (invensi) menjadi inovasi bisnis dan kebijakan," jelasnya.

Melihat kondisi ini, Tungkot menyakini perlu ada perubahan paradigma riset untuk industri sawit ke depan dari berdasarkan supply-driven menjadi ke market-driven. Dengan begitu, hasil riset bisa membantu menyelesaikan persoalan di lapangan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore