
Smartphone Samsung yang disebut-sebut akan memiliki nama Galaxy Zero. Smartphone ini diusung tanpa bezel.
JawaPos.com - Ukuran layar rupanya menjadi perhatian khusus bagi produsen smartphone. Pasalnya, dalam perkembangannya, ukuran layar smartphone yang hadir di pasaran semakin membesar dengan berbagai varian. Lantas apa alasannya?
Saat ini konsumen ternyata mempertimbangkan aspek lain selain spesifikasi dan fitur utama ponsel yang akan mereka beli. Sebagai contoh, Galaxy Note pertama masih menggunakan layar 5,3 inch. Kini, layar Galaxy Note sudah sudah mencapai 6,3 inch di Galaxy Note 8. Hal ini semakin menguatkan argumen bahwa layar merupakan hal paling penting dari smartphone.
Salah seorang pengamat gadget Herry SW mengungkapkan, layar ponsel kini menjadi pertimbangan penting bagi calon pembeli. Sebab, saat ini memang tengah marak para pabrikan ponsel membekali unitnya dengan layar besar. “Trennya memang mengarah ke sana. Konsumen yang mau,” ungkap Herry kepada JawaPos.com.
Dia mengakui bahwa konsumen smartphone suka dengan layar besar. Hal ini terkait dengan berbagai hal misalnya kebutuhan untuk menonton video dan fotografi. Semakin lebar atau besar layarnya, mata pengguna akan semakin nyaman.
“Sekarang kan teknologi makin canggih, nonton film nggak harus ke bioskop lagi. Bisa lewat Hp saja cukup. Kemudian untuk fotografi, makin lebar layarnya makin jelas gambarnya. Kita bisa jadi lebih leluasa menentukan objek foto yang kita mau,” tutur Herry.
Herry memprediksi bahwa hingga 2 tahun ke depan tren ponsel pintar masih akan didominasi dengan layar besar. Pabrikan smartphone akan berlomba-lomba menghadirkan layar terbaik pada produk mereka. Saat ini tren layar lebar sering disebut juga dengan bezel-less yang berarti tanpa bingkai.
“Meskipun istilahnya tanpa bingkai, sebenarnya tetap ada bingkai. Hanya memang lebih tipis. Dua atau tiga tahun medatang mungkin kita akan temui ponsel yang benar-benar tanpa bingkai. Benar-benar fullscreen,” pungkas Herry.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
