Kantor Google di Amerika Serikat (Dok Lanacion.com.ar)
JawaPos.com - Google mengklaim peramban Chrome sedang mengalami sebuah "kelahiran kembali" yang ditenagai oleh Gemini AI. Hal ini menjanjikan peningkatan paling signifikan yang pernah ada dalam beberapa minggu mendatang.
Kecerdasan Buatan atau AI akan segera merambah setiap aspek pengalaman browsing, mengubah secara fundamental cara pengguna berinteraksi dengan web.
Perubahan yang paling terlihat adalah penambahan tombol Gemini di browser desktop. Tombol baru ini akan membuka jendela pop-up yang memungkinkan kamu mengajukan pertanyaan dan mendapatkan ringkasan konten dari tab yang sedang dibuka.
Sementara Android sudah menikmati Gemini di tingkat sistem. Adapun Google memastikan pengguna Apple tidak ketinggalan lantaran integrasi Gemini dengan Chrome di iOS akan segera hadir.
Seperti dilansir dari Arstechnica, kekuatan Gemini melampaui tab saat ini, yakni saat diaktifkan, Gemini dapat berinteraksi dengan semua tab yang terbuka, terhubung ke produk Google lain seperti Kalender dan YouTube, dan bahkan dapat membantu kamu menemukan tautan di riwayat browsing hanya berdasarkan ingatan samar.
Selain fitur tab, Mode AI sedang didorong menjadi cara default untuk menelusuri web. Chrome yang diperbarui akan mempermudah kamu memulai pencarian Mode AI langsung dari omnibar (bilah alamat). Omnibox juga akan mendapatkan fitur "tanyakan tentang halaman ini," di mana browser akan menyarankan pertanyaan yang relevan tentang halaman yang Anda kunjungi dan menampilkan jawabannya di panel samping, selalu diawali dengan Ikhtisar AI.
Google juga menggunakan AI untuk memperkuat keamanan Chrome. Model Gemini Nano yang ditingkatkan akan diluncurkan untuk memperluas deteksi penipuan. Ini akan mencakup pendeteksian penipuan dukungan teknis, peringatan virus palsu, dan penawaran hadiah palsu.
Bahkan Pengelola Kata Sandi Chrome menjadi lebih cerdas, kini ia tidak hanya memperingatkan kamu tentang kata sandi yang bocor, tetapi juga dapat mengubahnya secara otomatis dengan satu klik.
Masa depan Chrome sendiri akan menghadirkan fitur yang lebih ambisius. Akhir tahun ini, Google berencana menambahkan kontrol agen ke browser. Secara teoritis, agen AI ini akan dapat mengontrol kursor komputer untuk menyelesaikan tugas yang berulang dan membosankan, seperti menjadwalkan janji temu atau memesan bahan makanan, hanya berdasarkan instruksi teks.
Meskipun agen pengguna serupa dari pesaing terbukti lambat dan mahal, dominasi Chrome yang digunakan oleh miliaran orang akan memperkenalkan teknologi ini ke pasar yang sangat luas. Masih menjadi pertanyaan besar seberapa andal atau cepat agen Google Chrome, dan apakah fitur mahal ini akan dibatasi hanya untuk pengguna berbayar.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
