Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 Mei 2025, 00.05 WIB

Waspada! Ini Risiko Hybrid Cloud dan Cara Menghadapinya

Ilustrasi hybrid cloud (Dok. iStockphoto) - Image

Ilustrasi hybrid cloud (Dok. iStockphoto)

JawaPos.com – Teknologi hybrid cloud kini semakin banyak dipakai oleh perusahaan karena fleksibilitasnya yang tinggi. Sistem ini menggabungkan dua jenis layanan cloud, yaitu cloud privat (yang dikelola langsung oleh perusahaan) dan cloud publik (yang disediakan oleh pihak ketiga). Tapi, di balik kenyamanannya, ada risiko besar yang harus diwaspadai, terutama soal keamanan data dan aturan hukum.
 
Salah satu masalah utama dalam penggunaan hybrid cloud adalah menjaga data tetap aman saat berpindah antara cloud privat dan publik. Jika tidak dilindungi dengan baik, data bisa bocor atau disalahgunakan. Banyak kebocoran terjadi karena enkripsi tidak diterapkan dengan benar atau karena sistem akses terlalu longgar.
 
 
Masalah semakin rumit ketika perusahaan harus mematuhi regulasi pemerintah. Di Indonesia, misalnya, data pelanggan di sektor keuangan, kesehatan, dan pemerintahan harus disimpan sesuai aturan. Jika data disimpan di luar negeri tanpa pengawasan yang ketat, perusahaan bisa dianggap melanggar hukum.
 
Ancaman tak hanya datang dari luar. Karyawan yang memiliki akses tanpa pengawasan juga bisa menjadi celah keamanan. Untuk itu, perusahaan harus rajin melakukan audit dan memantau aktivitas pengguna agar tidak ada pelanggaran.
 
Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Perusahaan bisa mulai dengan membangun sistem keamanan hybrid cloud yang kuat. Gunakan metode autentikasi dua langkah, bagi jaringan menjadi beberapa bagian (segmentasi), dan terapkan prinsip Zero Trust, yaitu tidak langsung mempercayai siapa pun, bahkan dari dalam perusahaan.
 
Selain itu, penting untuk memilih penyedia cloud yang jujur dan patuh pada standar keamanan internasional seperti ISO 27001, GDPR, atau PCI-DSS. Kerja sama yang baik dengan penyedia layanan sangat penting agar semua aturan dan perlindungan bisa berjalan maksimal.
 
Pengelolaan hybrid cloud bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal budaya kerja. Karyawan perlu dilatih tentang keamanan siber, dan perusahaan harus punya aturan yang jelas soal pengelolaan data. Dengan pendekatan yang menyeluruh, hybrid cloud bisa menjadi solusi masa depan yang aman dan andal.
 
Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore