Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Mei 2025 | 14.00 WIB

Teknologi Eye-Tracking Bantu Desainer UX Memahami Perilaku Pengguna

Eye tracking (Dok. iStockphoto)

JawaPos.com – Teknologi eye-tracking kini semakin banyak digunakan dalam dunia desain digital, terutama untuk keperluan UX research atau riset pengalaman pengguna. Teknologi ini membantu para desainer dan peneliti memahami bagaimana mata pengguna bergerak saat melihat tampilan suatu aplikasi atau situs web.

Dengan menggunakan alat khusus, eye-tracking bisa merekam ke mana arah mata pengguna saat melihat layar, berapa lama mereka menatap suatu bagian, dan bagian mana yang pertama kali menarik perhatian. Data ini sangat berguna untuk mengetahui apakah sebuah desain sudah mudah dipahami atau masih membingungkan.
 
Eye-tracking memberikan gambaran langsung tentang bagaimana pengguna berinteraksi dengan tampilan digital. Informasi ini membantu tim desain memperbaiki elemen visual yang kurang efektif agar lebih mudah dipahami dan digunakan.
 
 
Meski terlihat sederhana, riset dengan teknologi eye-tracking tidak bisa dilakukan sembarangan. Peneliti harus mempersiapkan hipotesis atau dugaan awal, seperti "Apakah pengguna akan melihat tombol utama terlebih dahulu?" atau "Apakah pengguna kesulitan menemukan menu?". Tanpa persiapan yang jelas, data yang dikumpulkan bisa sulit ditafsirkan.
 
Selain itu, alat eye-tracking juga beragam, mulai dari yang berbasis webcam hingga perangkat khusus dengan sensor canggih. Beberapa platform bahkan menyediakan layanan online yang memungkinkan tes dilakukan secara jarak jauh.
 
Setelah data dikumpulkan, peneliti perlu menganalisis hasilnya dengan hati-hati. Tidak semua tatapan lama berarti tertarik—bisa jadi pengguna justru bingung. Karena itu, analisis dan kesimpulan akhir harus mempertimbangkan konteks desain dan perilaku pengguna secara menyeluruh.
 
Bagi banyak perusahaan, riset UX dengan eye-tracking dianggap sebagai investasi penting untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pengguna. Dengan memahami pola pandangan mata, desainer bisa menciptakan produk digital yang lebih intuitif dan mudah digunakan.
 
Teknologi ini diprediksi akan semakin populer di masa depan, seiring meningkatnya kebutuhan akan pengalaman digital yang lebih baik dan ramah pengguna.
 
Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore