Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Desember 2022 | 16.26 WIB

Twitter Diam-diam Rilis Fitur Baru, Penghitung Jumlah View

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - CEO Twitter, Elon Musk, telah melakukan beberapa perubahan di Twitter untuk menjadikan sistemnya lebih baik. Namun, banyak yang menganggap Musk "tidak stabil" dan mungkin terlalu sibuk untuk mengambil keputusan yang layak untuk Twitter.

Dalam jajak pendapat baru-baru ini yang diselenggarakan oleh Elon Musk sendiri, 57,5 persen dari 17 juta pemilih memilih Elon Musk untuk berhenti dari posisinya sebagai CEO Twitter. Sementara 42,5 sisa suara memilih Elon Musk untuk tetap tinggal.

Meskipun Elon Musk mengklaim akan mematuhi pemungutan suara, dia juga menyatakan akan meninggalkan posisinya sebagai CEO Twitter segera setelah dia menemukan orang yang layak. Seberapa cepat ini akan terjadi? Kami tidak tahu.

Sementara di tengah drama netizen yang meminta Elon Musk pergi dari Twitter, diam-diam jejaring sosial tersebut justru merilis fitur baru. Dalam langkah cepat lainnya, Elon Musk mengumumkan fitur Twitter baru dalam tweet terbarunya yang bernama View Count.

Fitur jumlah tampilan baru dari Musk akan memungkinkan pengguna untuk mengetahui berapa banyak tweet yang telah dibaca atau dilihat. Elon Musk mengatakan bahwa tujuan awal mengutip fungsi View Count adalah untuk menunjukkan kepada pengguna bahwa Twitter sebenarnya lebih aktif dari yang netizen duga.

Ia mengklaim dengan fitur ini, pengguna Twitter dapat lebih intuitif mengetahui berapa banyak orang yang menggunakan Twitter dan mengunjungi tweet. JawaPos.com juga sudah melihat fitur ini tayang sejak beberapa waktu lalu.

Musk juga percaya bahwa karena mayoritas pengguna Twitter (lebih dari 90 persen, menurut Musk) tidak terlibat dalam tindakan publik di platform (termasuk Like, Retweet, dan Reply), View Count akan memberi kita gambaran yang lebih jelas tentang sebuah tweet.

Twitter memiliki fungsi serupa sebelumnya, tetapi hanya terbuka untuk tweeter. Tweeter dapat mengklik "Lihat Analisis Tweet" untuk melihat bagaimana pengunjung berinteraksi dengan Tweet Anda.

Namun Elon Musk kini akan membuat fitur tersebut ke publik agar masyarakat bisa mengetahui volume bacaannya. Tidak seperti keputusan kontroversial lainnya seperti USD 8 untuk keputusan verifikasi, fitur baru View Count ini tampaknya cukup bagus.

Dalam tweetnya saat membuat pengumuman, ia memiliki kurang dari 35 ribu retweet dan kurang dari 400 ribu suka. Namun, ini memiliki lebih dari 50 juta tampilan atau view.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore