
Ini hanya beberapa hari setelah dokumen bocor menunjukkan bahwa GPT-4.5 akan segera dihentikan. (aim / Nikhil Kumar)
JawaPos.com - Masih dalam bahasan OpenAI yang booming karena akan merilis versi terbaru, masuk akal jika perusahaan ternama tersebut segera meluncurkan versi GPT terbaru.
Sebagai pemimpin dalam industri AI, mereka harus selalu unggul dalam mengukur semua model AI lainnya.
OpenAI memiliki sumber daya yang memadai, seperti GPU baru yang ditemukan oleh Altman, mungkin AMD MI300X yang akan digunakan dalam sistem pemrograman Triton 3.0.
Berita lainnya, Microsoft juga akan mengadopsi chip AMD baru di Azure untuk komputasi awan.
Saat ini, beberapa model mengklaim mengungguli GPT-4 dalam berbagai tugas dan ukuran kinerja. Rencananya, Gemini Ultra juga akan diluncurkan awal tahun depan. Jika teknologi ini berhasil melebihi GPT-4, akan menjadi tantangan besar bagi perusahaan AI lainnya.
Oleh karena itu, OpenAI perlu menetapkan standar baru dengan GPT-5 dan mulai mengejar inovasi yang lebih tinggi.
Meskipun GPT-5 diharapkan lebih canggih, Altman menyatakan kesulitan teknis dalam memprediksi kemampuan dan keterampilan baru yang dimilikinya dengan tepat.
Altman menyatakan, "Sebelum model tersebut dilatih, ini seperti permainan tebak-tebakan yang menyenangkan bagi kami. Kami berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan ini karena kami menganggapnya penting untuk keamanan. Meskipun saya tidak dapat memberikan jaminan pasti tentang tindakan model tersebut, yang jelas, GPT-4 tidak memiliki kemampuan serupa." dilaporkan dari aim, Sabtu (23/12).
Bersiaplah, AGI akan datang!
Menariknya, OpenAI secara tiba-tiba menunjukkan dedikasinya pada Super Alignment dengan merilis blog dan makalah.
Framework kesiapsiagaan sepanjang 26 halaman yang diterbitkan pada hari Senin, merincikan langkah-langkah OpenAI dalam mengevaluasi "risiko bencana" pada model AI sebelum dipublikasikan.
Langkah ini menyusul publikasi dokumen sepanjang 22 halaman yang menjelaskan pendekatan proaktif Anthropic dalam menghadapi potensi risiko terkait kecerdasan buatan mereka.
Tim kesiapsiagaan di OpenAI yang dipimpin oleh Aleksander Madry, beroperasi bersamaan dengan tim 'superalignment' Ilya Sutskever.
Tujuan utama mereka adalah mengurangi dorongan perusahaan terhadap pengembangan sistem AI supercerdas, yang dianggap memiliki risiko terhadap kemanusiaan.
Saat ini, keduanya berusaha beroperasi secara independen dengan fokus utama tim superalignment yang dipimpin oleh Jan Leike guna mencegah munculnya model supercerdas di masa depan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
