
Photo
JawaPos.com - Samsung Electronics yang juga pembuat semikonduktor canggih mengumumkan bahwa lini fabrikasi di Hwaseong, Korea Selatan, telah memulai produksi massal. V1 adalah lini produksi semikonduktor pertama Samsung yang didedikasikan untuk teknologi litografi ultraviolet (EUV) ekstrem. Selain itu, menghasilkan chip menggunakan simpul proses 7 nanometer (nm) dan di bawahnya seperti 6 Nm.
Line V1 mulai beroperasi pada Februari 2018, dan mulai menguji produksi wafer chip pada paruh kedua 2019. Produk pertamanya akan dikirim ke pelanggan pada kuartal pertama 2020.
"Seiring dengan kepemimpinan teknologi dan infrastruktur desain, keunggulan manufaktur adalah salah satu elemen terpenting," ucap ES Jung, Presiden dan Kepala Foundry Business di Samsung Electronics sebagaimana dikutip JawaPos.com dari laman resminya, Selasa (25/2).
“Saat kami meningkatkan produksi, lini V1 akan meningkatkan kemampuan kami untuk menanggapi permintaan pasar dan memperluas peluang untuk mendukung pelanggan kami," sambungnya.
Line V1 saat ini memproduksi chip ponsel canggih dengan teknologi proses 7 dan 6 nm dan akan terus mengadopsi sirkuit yang lebih baik hingga simpul proses 3 nm.
Pada akhir 2020, total investasi kumulatif di line V1 disebut akan mencapai USD 6 miliar atau setara dengan Rp 83,4 triliunan.
Hal tersebut sesuai dengan rencana Samsung dan total kapasitas dari 7 nm dan di bawah simpul proses diperkirakan akan berlipat tiga daripada 2019. Bersama line V1 diharapkan memainkan peran penting dalam menanggapi permintaan pasar global yang tumbuh cepat untuk teknologi pengecoran simpul satu digit.
Sebagai informasi, ketika geometri semikonduktor bertambah kecil, adopsi teknologi litografi EUV menjadi semakin penting, karena memungkinkan pengurangan pola kompleks pada wafer chip. Selain itu memberikan pilihan optimal untuk aplikasi generasi mendatang seperti 5G, AI, dan Otomotif.
Dengan jalur V1 yang beroperasi, Samsung sekarang memiliki total enam jalur produksi pengecoran di Korea Selatan dan Amerika Serikat, termasuk lima jalur 12 inci dan satu jalur 8 inci.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
