
Ilustrasi: akun Facebook diretas. (TheHackerNews)
JawaPos.com - Platform online sering kali menjadi target para peretas. Mereka mencari celah keamanan pengguna mulai dari meretas kata sandi, mengeksploitasi celah pada aplikasi atau situs web, hingga menyebar perangkat lunak berbahaya untuk mengakses informasi korban.
Seperti aplikasi lain yang bertebaran, Facebook juga bisa menjadi salah satu target peretasan. Ketika mereka dapat memasuki sistem, penjahat siber itu biasanya akan mengunci akun. Jika akun Facebook sangat penting bagi kamu, hal itu tentu akan membuatmu sangat panik.
Namun tenang dulu dan jangan panik! Dalam keterangan resminya kepada JawaPos.com, Selasa (16/4), Facebook mengungkapkan bahwa jika menjadi salah satu korban peretasan (hacking), ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengembalikan akun seperti semula. Ketika akun telah normal kembali, penting untuk memeriksa pengaturan keamanan akun dan membuat pertahanan yang lebih baik agar terhindar dari serangan peretas.
Berikut adalah tiga cara yang harus dilakukan ketika akun Facebook kamu diretas dan apa yang harus dilakukan setelah mendapatkan akun kembali:
1. Laporkan
Jika tiba-tiba kamu tidak dapat mengakses akun, ada kemungkinan peretas telah menghapus akun atau mengubah detail login kamu. Cek https://www.facebook.com/hacked dan laporkan akun yang disusupi tersebut.
Pihak Facebook mengaku akan membantu pengguna untuk mendapatkan akun kembali dengan mencari akun menggunakan alamat email atau nomor telepon terkait. Jika kamu mengaktifkan Pilih Teman untuk dihubungi saat tidak dapat mengakses pada menu Pengaturan, kamu dapat menggunakan fungsi ini untuk meminta akses ke akun kamu juga. Dalam fungsi ini, kamu dapat memilih tiga hingga lima orang yang kamu percayai dan nantinya dapat memberikan akses kembali ke akun kamu.
Adapun untuk mengaktifkan fungsi ini, pilih Lupa akun? pada halaman login dan cari akun dengan memasukkan alamat email atau nomor telepon. Ketika akun ditemukan, masukkan nama salah satu kontak yang dipercaya. Teman yang kamu percayai itu akan menerima pemberitahuan dan muncul sebuah tautan yang hanya bisa diakses oleh penerima. Ketika dia membuka link tersebut, mereka dapat memberikan kode pemulihan untuk akun Facebook kamu.
2. Ganti Akses Keamanan
Kedua ketika akun telah kembali, penting untuk meningkatkan keamanan akun dengan mengganti kata sandi secara berkala atau menggunakan two-factor authentication atau 2FA. Ini bisa ditemukan di Pengaturan > Login dan Keamanan. Facebook juga merekomendasikan kamu untuk menghapus aplikasi mencurigakan atau berbahaya yang memiliki akses terhadap data di akun Facebook. Kamu dapat melakukan hal ini di menu Pengaturan > Aplikasi dan Situs Web, dan secara khusus memeriksa daftar aplikasi yang sudah tidak digunakan, atau tidak dikenali dan menghapusnya.
Facebook juga merekomendasikan untuk memberitahukan teman kamu bahwa akun disusupi dan meminta mereka untuk tidak mengakses atau mengklik tautan dan post yang mencurigakan dari akun tersebut.
Kamu dapat mengatur pemberitahuan tentang login yang tidak dikenali dari menu Pengaturan > Login dan Keamanan di akun Facebook. Ketika diaktifkan, Facebook akan memberitahukan jika ada seseorang yang memasuki akun dengan perangkat atau browser yang tidak biasanya digunakan dan akan memberikan panduan untuk mengamankan akun kamu.
Ketika seseorang dari alamat IP yang sangat berbeda mencoba login dengan nama dan kata sandi yang benar, pada waktu yang bersamaan dengan kamu, Facebook dapat mengaktifkan fungsi Social Verification. Foto dari teman-teman dekat akan muncul dan orang yang melakukan login tersebut harus mengenali dan menjawab nama-nama orang di foto tersebut.
3. Pilih Orang yang Dapat Dipercaya
Ketiga, jika kamu lupa kata sandi, kamu dan keluarga dapat saling membantu dengan kontak pertemanan yang dapat dipercaya. Pilihlah tiga hingga lima orang anggota keluarga yang kamu percaya untuk dapat menerima kode khusus. Hubungi mereka untuk mendapatkan kode tersebut agar kamu dapat kembali masuk ke akun Facebook kamu.
“Peretas ada di mana-mana dan celah baru akan muncul seiring dengan aktivitas online di aplikasi dan platform seperti Facebook. Merupakan hal yang penting untuk tetap waspada dan secara aktif mengatur lapisan keamanan dan memahami dengan tepat langkah-langkah yang harus dilakukan jika akun Facebook diretas,” tegas pihak Facebook.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
