Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Mei 2019 | 19.49 WIB

Tunggu Pemerintah, XL Axiata Prediksi Implementasi 5G Lima Tahun Lagi

Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini (ketiga kiri) bersama Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D Yosetya (kedua kiri) saat paparan publik XL Axiata di Jakarta, Senin (29/4). (Rian Alfianto/JawaPos.com) - Image

Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini (ketiga kiri) bersama Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D Yosetya (kedua kiri) saat paparan publik XL Axiata di Jakarta, Senin (29/4). (Rian Alfianto/JawaPos.com)

JawaPos.com - Sejumlah negara sudah berancang-ancang mempersiapkan diri menyambut kehadiran teknologi 5G. Untuk di Indonesia sendiri, XL Axiata memprediksi bahwa jaringan seluler generasi kelima itu mungkin baru akan bisa dirasakan dalam waktu lima tahun mendatang.

"Masih jauh dari matang. Perkiraan kami 5G paling nggak tiga sampai lima tahun lagi baru akan bisa dirasakan di Indonesia," kata Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini saat di kantor XL Axiata, Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Dian, untuk implementasi 5G di Indonesia hanya tinggal menunggu kesiapan dari pemerintah saja. Pasalnya, untuk menerapkan 5G di tanah air membutuhkan seluruh rangkaian dan ekosistem yang baik. Termasuk aturan ataupun regulasi yang akan ditentukan pemerintah.

"5G membutuhkan frekuensi yang sangat tinggi. Jarak antara satu tiang (untuk BTS) dengan tiang yang lain akan sangat rapat. Ini untuk mendukung kecepatan yang tinggi sehingga dibutuhkan peran serta pemerintah daerah dan seluruh lapisan yang terlibat di dalamnya," terang Dian.

Photo

Ilustrasi: Teknologi 5G. (Standard)

Sejauh ini, pihak XL Axiata juga terus berdiskusi dengan pemerintah. Hal tersebut tentu berkenaan dengan kebijakan dan kesiapan menyambut kehadiran 5G di Indonesia. "Kami sudah berdiskusi dengan pemerintah sejak tahun lalu mengenai frekuensi 5G. Ada beberapa pilihan frekuensi yang akan kami gunakan dalam jaringan 5G, di antaranya, adalah 28 GHz, 15 GHz, dan 60 GHz," terang Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya.

Tak hanya XL Axiata, operator lainnya pun demikian. Misalnya Indosat Ooredoo yang juga mengaku menunggu kesiapan pemerintah untuk 5G sembari mencicil infrastruktur yang diperlukan. GH Network Strategy, Architecture, and Solution Indosat Ooredoo Kustanto mengatakan, Indosat juga sudah menyiapkan infrastruktur untuk mengimplementasikan layanan 5G.

Menurutnya, operator telekomunikasi yang digawangi Chris Kanter itu tahun ini sudah mencapai 30 persen BTS yang sudah memakai fiber optik. Adapun peningkatan kapasitas jaringan ini untuk menunjang layanan 5G. Sebab, tingkat hambatan atau latensi 5G lebih rendah dibanding jaringan internet generasi sebelumnya.

Kembali ke XL Axiata, sembari menunggu kesiapan pemerintah ihwal 5G, mereka kini fokus terhadap penetrasi 4G LTE di seluruh jaringan di Indonesia. XL Axiata mengklaim lebih dari 80 persen populasi penggunanya sudah tercover 4G LTE di seluruh Indonesia.

Hingga akhir 2019, XL Axiata menargetkan cakupan populasi 4G LTE mampu mencapai sebanyak 90 persen dari populasi penggunanya. Dengan total pengguna sekitar 55 juta, XL Axiata akan fokus mengembangkan infrastrukturnya di luar Pulau Jawa. Di Pulau Jawa sendiri, XL Axiata akan berfokus pada fiberisasi dalam mengimplementasikan teknologi 5G.

Soal 5G sendiri sebelumnya sudah pernah kami ulas. Hal tersebut seiring dengan mulai bermunculannya devices smartphone yang mendukung 5G di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, operator seluler sudah banyak yang melakukan trial atau uji coba 5G. Operator dimaksud, antara lain, Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Ooredoo akhir 2018 lalu hingga awal 2019.

Photo

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore