
Photo
JawaPos.com - Dua hari terakhir Kota Pahlawan mulai diguyur hujan. Intensitasnya diprediksi semakin meningkat hingga akhir tahun nanti. Pemkot pun bersiap. Melakukan antisipasi agar tidak muncul genangan.
Sejumlah langkah sudah dilakukan pemkot. Sejak awal tahun, pemkot memasang box culvert atau gorong- gorong di sejumlah titik langganan genangan. Misalnya, di Genteng serta Kalisari. Gorong-gorong yang sudah terpasang dibersihkan dari endapan dan sampah.
Pompa air pun dipasang. Pemkot mengganti kapasitas pompa air. Pompa air yang kapasitasnya 3 m³/detik diganti menjadi 5 m³/detik. Total ada 10 pompa baru yang didatangkan pemkot. Untuk satu unit pompa, dana yang dialolasikan mencapai Rp 5 miliar.
Yang tidak kalah penting adalah normalisasi saluran. Badan sungai dikeruk. Tujuannya meningkatkan kapasitas sungai.
Kepala Bagian Humas Febriadhitya Prajatara mengatakan, setiap hari pemkot memelototi saluran air. Melihat sungai yang penuh sedimentasi. ”Yang dangkal didalamkan,” ucapnya.
Akhir minggu ini, pemkot menggelar kerja bakti untuk mengeruk saluran. Yakni, di Kupang Indah dan Pakis. Dari telaah, saluran itu kerap meluber lantaran dangkal.
Febri, sapaan akrab Febriadhitya Prajatara, menjelaskan bahwa dua saluran itu sejatinya kerap dibersihkan. Endapan diangkat. Namun, dalam beberapa minggu, saluran kembali dipenuhi lumpur. Sedimentasi itu merupakan kiriman dari sungai lain. Menumpuk di sungai yang berdekatan dengan saluran besar.
Sebagai langkah antisipasi, pemkot meminta seluruh petugas pematusan bergerak. Melakukan normalisasi sungai. ”Setiap hari harus dikeruk,’’ tegasnya.
Langkah lain, pemkot menerjunkan seluruh alat berat. Mengeruk seluruh sungai. Ekskavator itu disiagakan di sungai-sungai besar serta boezem.
Salah satunya di aliran Kali Lamong. Lokasinya di wilayah Surabaya Barat. Sungai itu menjadi perhatian pemkot karena terjadi pendangkalan. ”Saat ini selain dikeruk, kami membangun tanggul. Panjangnya 2 km,” jelasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=zZplfg0alb8

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
