
Surabaya, bus lsitrik Surabaya, SPKLU Surabaya, Dishub Surabaya, angkutan publik, bus lsitrik (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
JawaPos.com- Jarak waktu tunggu antarbus listrik saat ini cukup lama. Kurang lebih 15–25 menit. Selain karena jumlah armada yang terbatas, hal tersebut imbas belum banyaknya stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Karena itu, tahun depan operator akan menambah SPKLU.
Saat ini baru ada dua lokasi SPKLU. Yakni, Terminal Purabaya dan pool DAMRI di Jagir. Masing-masing memiliki dua unit alat isi daya dengan dua kabel pengisian. Artinya, dari dua tempat itu, hanya bisa men-charging empat bus secara bersamaan. ’’Sekali isi daya dibutuhkan waktu 30–40 menit,’’ ucap Dimas Eryanto, koordinator wilayah dari PT Surveyor Indonesia selaku manajemen pendamping bus listrik, kemarin (29/12).
Dari 17 armada yang rencana didatangkan ke Surabaya, saat ini baru tiba 11 unit. DAMRI selaku operator mengoperasikan 9–10 unit, sisanya dibuat cadangan. Menurut Dimas, time table atau jarak antarbus sekarang masih 15–20 menit. ’’Bahkan bisa lebih jika macet. Belum lagi dalam waktu bersamaan ada armada yang isi baterai,’’ lanjutnya.
Pengisian daya dilakukan setiap bus pulang pergi (PP) Purabaya–Kenjeran. Dibutuhkan 30–40 persen baterai untuk sekali PP. Meski ada sisa daya baterai, petugas tidak ambil risiko. Bus selalu diisi daya saat tiba di Terminal Purabaya. Tujuannya, mengantisipasi agar tidak kehabisan daya di jalan.
Kabid Angkutan Dishub Surabaya Sunoto menyatakan, dishub mendorong operator untuk membuat pelayanan terus lebih baik. Salah satunya, agar time table bisa lebih cepat. Karena itu, tahun depan bakal ada penambahan enam unit alat untuk isi daya. Semuanya ditempatkan di pool DAMRI. ’’Semoga makin efisien,’’ ucapnya kemarin.
Saat pengoperasian selesai, semua armada bisa diisi daya. Dengan begitu, besoknya sudah siap digunakan. Animo penumpang bus listrik mulai meningkat. Terutama pada jam sibuk saat pagi. Maklum, bus ramah lingkungan itu melewati kawasan SIER sehingga dimanfaatkan banyak pekerja dari luar Surabaya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
