alexametrics

Damar Kurung Masmundari, Cerita yang Terus Menyala

29 November 2021, 19:27:11 WIB

JawaPos.com- Bagi warga luar daerah, saat melintas di sejumlah jalur protokol Kota Gresik, tentu bisa melihat ’’benda aneh’’. Benda-benda itu menggelantung di median jalan. Terpasang di tiang-tiang penerangan jalan umum (PJU). Berderet memanjang. Sebut saja di Jalan Veteran,  Jalan R.A. Kartini hingga Jalan dr Wahidin Sudirohusodo.

Wujud ’’benda aneh’’ itu segi empat. Kubus. Bagian atas segi empatnya berbentuk segitiga atau seperti huruf M. Pada tudung penutupnya terdapat gambar atau lukisan. Jika dicermati, gambar-gambar tersebut bukan sembarang lukisan. Tapi, ada cerita-cerita yang menggambarkan tradisi dan keragaman kehidupan masyarakat Gresik.

Kehidupan masyarakat Gresik yang tertuang dalam lukisan cerita damar kurung itu antara lain bertemakan keagamaan. Mulai salat berjamaah, mengaji, pasar bandeng jelang akhir Ramadan, nyekar ke makam, seni hadrah, Lebaran dan sejenisnya. Yang menarik lagi, lukisan cerita itu bergerak dari kanan ke kiri. Tak ubahnya membaca huruf Arab. Gambaran karakter khas Gresik sebagai salah satu kabupaten di Jatim yang kental dengan nuansa Islam.

Bagi warga Gresik, benda tersebut relatif sudah  tidak asing. Namun, bagi warga luar daerah, kemungkinan mereka menganggapnya sekadar ornamen biasa saja. Tak benilai dan tak bermakna, Padahal, terbilang sangat luar biasa. Itulah damar kurung.

Dikutip dari situs dinas kebudayaan dan pariwisata (Disbudpar) Pemkab Gresik, damar diambil dari bahasa Jawa. Artinya salah satu alat penerang. Sedangkan kurung berarti penutup. Di masa silam, awalnya damar kurung dipakai mainan anak-anak ketika memasuki bulan puasa Ramadan. Terutama warga di pesisir Gresik seperti kawasan Lumpur dan sekitarnya.

Kini, damar kurung telah menjadi bagian dari estetika. Dibuat dalam ragam bentuk dan kreasi. Ada yang bisa dapat dilipat dan ada pula yang keempat sisinya menggunakan material acrylic. Bukan dari kayu. Dengan demikian, nyala lampunya semakin terang.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : son




Close Ads