Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Oktober 2020 | 02.23 WIB

69 Kelurahan 0 Kasus Covid-19, Pemkot Surabaya Gencar Sosialisasi 3C

TES KESEHATAN: Seorang warga menjalani tes swab yang diadakan Pemkot Surabaya. Ada keinginan agar tes swab lebih dekat dengan rumah. (Dipta Wahyu/Jawa Pos) - Image

TES KESEHATAN: Seorang warga menjalani tes swab yang diadakan Pemkot Surabaya. Ada keinginan agar tes swab lebih dekat dengan rumah. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

JawaPos.com–Sebanyak 69 kelurahan di Kota Surabaya akhirnya mencatat wilayah 0 kasus Covid-19 pada Minggu (25/10). Hal itu disampaikan Kabaghumas Pemkot Surabaya Febriadhitya pada Senin (26/10).

Menurut dia, angka tersebut didasarkan pada data harian monitoring Dinas Kesehatan Kota Surabaya. ”Hingga saat ini tercatat sekitar 69 kelurahan yang sudah tidak memiliki kasus Covid-19. Jadi di kelurahan tersebut itu sudah 0 kasus. Namun kami berharap masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan,” tutur Febriadhitya.

Febri menegaskan, pencapaian itu diraih berkat kerja sama seluruh pihak. Selain itu, upaya preventif yang dilakukan Dinas Kesehatan serta Pemkot Surabaya.

”Pemkot terus berupaya melakukan penguatan. Sosialisasi protokol kesehatan dan upaya preventif dilakukan terus di tingkat RT/RW,” kata Febriadhitya.

Pencapaian nol kasus tersebut, mendorong Pemkot untuk terus memasifkan kondusivitas area. Pemkot menggencarkan kampanye 3C. Yakni close room, close distancing, dan crowded. ”Artinya tidak berada di ruang tertutup, jangan berada dengan jarak dekat, dan jauhi keramaian,” ujar Febriadhitya.

Ke depannya, Febri mengungkapkan, Pemkot Surabaya akan melibatkan bhabinkamtibmas, petugas kamtibmas, karang taruna serta PKK. ”Kami berharap seluruh pihak mampu berkolaborasi bersama. Tidak bisa bila hanya mengandalkan TNI dan Polri,” papar Febriadhitya.

Ketika ditanya mengenai beberapa tempat hiburan yang akan dibuka, Febri menegaskan, masih menunggu jawaban beberapa pihak. ”Untuk bioskop kita masih menunggu assessment dari teman-tekan satuan tugas, karena ada beberapa syarat terkait protokol kesehatan,” jawab Febriadhitya.

Dia mengingatkan, tempat seperti bioskop merupakan wilayah tertutup. Sedangkan Covid-19 harus dilawan dengan berada di tempat terbuka. ”Kalau bioskop itu kan mohon maaf, ber-AC terus kemudian ada peredam berupa karpet. Tapi yang jelas, sampai saat ini masih belum ada terkait dengan pembukaan bioskop. Masih berdiskusi,” ucap Febriadhitya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=P4i4fQt1kNg&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore