
Photo
JawaPos.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo menelusuri jejak penularan Covid-19 terhadap dokter, perawat, maupun tenaga kesehatan (nakes) lain di rumah-rumah sakit. Kuat dugaan, mereka tertular orang tanpa gejala (OTG).
Hingga Kamis (25/6), masih ada 28 nakes yang positif Covid-19 di RSUD Sidoarjo. Di RS rujukan yang lain juga ada. Hanya di RS Citra Medika yang tidak ada. Misalnya, di RS Siti Khadijah, ada empat pasien nakes yang dirawat. RS Bhayangkara (1 positif dan 1 PDP), RS Siti Hajar (3 dirawat), serta RS Mitra Keluarga (1 orang isolasi mandiri dan 5 dirawat).
’’Untuk RS Anwar Medika belum ada laporan,’’ kata Kepala Dinkes Sidoarjo drg Syaf Satriawarman.
Dinas kesehatan terus melakukan evaluasi. Syaf menyatakan, yang harus diaudit adalah penggunaan alat pelindung diri (APD). Mulai kualitas, cara memakai, hingga kebiasaan orang yang mengenakan APD.
’’Itu harus dievaluasi. Bisa jadi APD bagus. Tapi, masalahnya ada pada kebiasaan yang kurang bagus,’’ katanya. Misalnya, masih makan bareng-bareng saat buka masker. ’’Itu sering terjadi,’’ ujarnya.
Upaya selanjutnya, lanjut Syaf, dinkes akan mengatur ulang penggunaan APD. Selain itu, memperbanyak rapid dan swab test terhadap semua tenaga kesehatan. ’’Semua nakes yang terlibat kita periksa. Alatnya sudah siap,’’ tuturnya.
Syaf memaparkan, 68 persen kemunculan konfirmasi positif di Sidoarjo disebabkan OTG. Bukan PDP atau ODP. Dia mencontohkan, ada orang yang mau ke Jakarta periksa dulu. Ternyata orang itu reaktif saat rapid. ”Banyak yang begitu. Padahal, sebelumnya interaksi ke mana-mana,” paparnya.
Sebagai apresiasi, Gugus Tugas dan Dinkes Sidoarjo merancang insentif untuk tenaga kesehatan yang belum mendapat insentif dari pemerintah pusat. Misalnya, insentif untuk petugas swab. ”Jasa per swab asal tidak berbenturan dengan insentif yang sudah diberikan pusat,” terang Syaf.
Misalnya, dokter mikrobiologi yang sudah ada insentif dari pusat. Maka, dia tidak dapat. Nominalnya akan dibahas lebih lanjut. ”Karena jumlahnya setiap rumah sakit juga beda-beda. Kita akan melakukan pendataan,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, sejak Maret 2020, tercatat ada 70 nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dua perawat dan satu dokter meninggal. Saat ini 28 nakes masih dirawat di RSUD Sidoarjo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
