Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Maret 2021 | 23.16 WIB

Waduk Bunder Bakal Jadi Spot Wisata Baru Gresik

TEROBOSAN: Waduk Bunder seluas 92 hektare di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo selama ini belum dimanfaatkan dengan optimal. Pemkab Gresik sudah mengajukan surat ke pusat untuk bisa mengoptimalkan Waduk Bunder. (Galih Wicaksono/Jawa Pos) - Image

TEROBOSAN: Waduk Bunder seluas 92 hektare di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo selama ini belum dimanfaatkan dengan optimal. Pemkab Gresik sudah mengajukan surat ke pusat untuk bisa mengoptimalkan Waduk Bunder. (Galih Wicaksono/Jawa Pos)

JawaPos.com – Pemanfaatan Waduk Bunder selama ini belum optimal. Padahal, waduk dengan luas sekitar 92 hektare itu memiliki potensi begitu besar. Karena itu, Bupati Fandi Akhmad Yani ke depan ingin mengoptimalkan waduk di lokasi strategis tersebut. Selain sebagai penampung air Kali Lamong dan irigasi, waduk itu dikembangkan menjadi spot wisata baru.

Revitalisasi Waduk Bunder tersebut juga mengemuka dalam pertemuan bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Agus Rudyanto di kantor bupati Gresik pada Selasa lalu (23/3). Sebetulnya, rencana optimalisasi pemanfaatan waduk itu sudah lama muncul. Namun, pemkab belum diberi restu oleh pusat untuk mengelolanya. Maklum, waduk tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Dalam pertemuan bersama BBWS itu, pemkab menyampaikan bahwa Waduk Bunder akan dimanfaatkan sebagai tempat penampungan air untuk irigasi serta wisata. Di sebelah selatan Waduk Bunder, terdapat aliran air dari Kali Lamong. Namun, sejauh ini air dari Kali Lamong belum terkoneksi ke waduk tersebut. Nah, ke depan pemkab berharap dilakukan konektivitas guna mengurangi jumlah air dari Kali Lamong.

Tidak hanya itu, sebagian aliran air dari wilayah perkotaan juga masuk ke waduk. Namun, belakangan aliran air itu pun tidak bisa mengalir ke Waduk Bunder dengan optimal. Penyebabnya, kondisi waduk lebih tinggi daripada permukaan Jalan dr Wahidin Sudirohusodo. Untuk itu, pemkab melalui dinas pekerjaan umum dan tata ruang (DPUTR) akan menempatkan pompa air di lokasi tersebut.

Kepala Dinas PUTR Pemkab Gresik Gunawan Setiaji mengatakan, saat ini perencanaan revitalisasi Waduk Bunder sudah selesai. Namun, pihaknya belum bisa memprediksi kebutuhan anggarannya. Yang jelas menggunakan dana APBN. ’’Dana dari APBN untuk pengerukan dan pembuatan jembatan, nanti untuk pengembangan wisata dana dari APBD,” ujarnya.

Sayangnya, sejauh ini rencana pengembangan dan optimalisasi Waduk Bunder tersebut belum mendapat izin dari pemerintah pusat. Pemkab masih menunggu persetujuan. Meski begitu, Gunawan optimistis rencana revitalisasi Waduk Bunder bisa dilaksanakan pada 2023. ’’Kami sudah berkirim surat lagi, tinggal menunggu persetujuan, kemudian bisa dilaksanakan. Sebelumnya, Wagub Jatim juga meninjau Waduk Bunder,” katanya.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Bappeda Gresik Hermanto T. Sianturi mengatakan, estimasi sementara untuk memperdalam Waduk Bunder itu, akan dilakukan pengerukan tanah sekitar 1,6 juta meter kubik. Sebab, saat ini kondisi waduk sangat dangkal. Apabila musim kemarau, waduk itu belum bisa menjadi tempat penampungan air.

Baca Juga: Nasabah BCA, BNI, Mandiri, BTN & BRI Diminta Ubah Kartu ATM ke Chip

Nah, dalam rencana anggaran belanja (RAB), revitalisasi Waduk Bunder tersebut diproyeksi menelan anggaran Rp 242,3 miliar. Perinciannya, pengerjaan konstruksi Rp 195,8 miliar; pengerukan Rp 1,6 miliar; rehabilitasi saluran dan bangunan Rp 2,7 miliar; serta penataan kawasan Rp 20 miliar. ’’Itu dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi Waduk Bunder sekaligus untuk tempat wisata,” ujar Herman. 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/YY_Y0k9jyx4

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore