Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 November 2020 | 03.11 WIB

Aksi Penolakan FPI dan Habib Rizieq Sempat Ricuh di Surabaya

Massa aksi terlibat bentrokan pascaunjuk rasa penolakan FPI dan Rizieq Shihab di depan Gedung Negara Grahadi. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Massa aksi terlibat bentrokan pascaunjuk rasa penolakan FPI dan Rizieq Shihab di depan Gedung Negara Grahadi. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Aksi demo menolak FPI dan kedatangan Rizieq Shihab di depan Gedung Negara Grahadi pada Selasa (24/11) ricuh. Belasan orang yang diduga dari FPI melepas banner dan bendera yang dipasang demonstran.

Aksi unjuk rasa dilakukan puluhan orang yang mengatasnamakan Aliansi Arek Suroboyo. Aksi berjalan kondusif. Demonstran membagikan jamu dan menyuarakan penolakan terhadap FPI. Orasi dilakukan seperti biasa sekitar pukul 13.00-14.00. Kemudian mereka membubarkan diri.

Namun, setelah spanduk berisi penolakan itu terpasang, pada 14.30, puluhan orang mendatangi lokasi. Mereka datang dari kelompok lain tanpa atribut. Mereka lalu mencopot spanduk dan banner yang terpasang di kawat yang digunakan untuk menutup Taman Apsari.

Merasa tak terima, massa Aliansi Arek Suroboyo yang masih berada di sekitar lokasi kembali ke lokasi aksi. Ketegangan pun terjadi. ”Ojok dicopoti spanduk iku (Jangan dilepas spanduknya)!” teriak massa aksi dari Aliansi Arek Suroboyo.

Kedua kelompok itu kemudian terlibat aksi saling dorong dan pukul. Beberapa di antaranya terjatuh, salah seorang di antara mereka bahkan terluka dan berdarah di bagian wajah.

Salah seorang dari Aliansi Arek Suroboyo mengatakan, mereka tak terima spanduk penolakan FPI dan Rizieq dicopot kelompok yang tidak dikenal. Diduga kelompok yang mencopot spanduk itu datang dari FPI. ”Mereka itu FPI, saya tahu mereka,” teriak anggota Aliansi Arek Suroboyo.

Saat dikonfirmasi, Wali Laskar FPI Surabaya Agus Fachrudin yang ada di lokasi bentrokan menolak memberikan komentar. ”No comment dulu, teman-teman masih emosi,” ucap Agus.

Massa yang diduga berasal dari FPI itu menyatakan akan melakukan visum dan laporan polisi. Sebab, salah satu dia antara mereka terluka. Namun mereka menolak memberikan informasi lebih lanjut.

Pantauan di lokasi, massa Aliansi Arek Suroboyo dan kelompok lain telah membubarkan diri. Namun, polisi terlihat masih berjaga di sekitar lokasi.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=SiHFe030oyE

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore