alexametrics

Hijaukan Bantaran Kali Bendo di Desa Tebel, Gedangan, Sidoarjo

Kian Asri hingga Dijadikan Tempat Literasi
22 November 2020, 19:48:06 WIB

RT 1, RW 1, Desa Tebel, Gedangan, Sidoarjo, tak lagi kumuh. Sepanjang Kali Bendo terlihat indah dengan beragam mural dan aneka tanaman. Wilayah tersebut dikenal sebagai Kampung Literasi Tapak Kali Bendo.

KONDISI Kali Bendo bersih. Anak-anak pun tak ragu jika bermain air di sana. Bahkan, menurut Suroto, penggiat literasi Kali Bendo, anak-anak diberi misi khusus. Sebelum bermain air, mereka diminta untuk membersihkan sampah sungai terlebih dahulu dengan jaring dan tong plastik. ’’Setiap hari ada anak-anak yang membersihkan sungai. Ya, pagi, siang, dan sore,’’ tuturnya.

Itu merupakan salah satu upaya Suroto memberikan edukasi mengenai lingkungan kepada anak-anak. ’’Jadi, tak hanya berenang, tapi juga merawat kebersihan kali,’’ paparnya. Minimal mengambil sampah. Baik plastik maupun dedaunan. ’’Mereka tidak berkeberatan. Sebaliknya, anak-anak sangat senang,’’ katanya.

Sejak 2010, Suroto mengawali penghijauan dengan dibantu sang istri dan anak. Dia menyiapkan banyak komposter untuk pembuatan pupuk kompos. Warga sekitar boleh menyetorkan sampah organik. Sebagai gantinya, mereka mendapatkan pot gratis. ’’Di pot itu bisa ditanam tumbuhan yang disukai. Lalu, ditaruh di depan rumah,’’ ucapnya.

Hingga sekarang, cara itu terus berjalan. Kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungan pun muncul. Ada rumput tinggi di depan rumah, mereka langsung membersihkannya. Halamannya dipenuhi tumbuhan. Bahkan, dinding rumah mereka dilukis mural.

Pada 2013, Suroto berfokus pada budi daya tanaman merambat sebagai tanaman hias. Selain itu, pria 58 tahun tersebut melakukan pembibitan lidah buaya. Lalu, lidah buaya dikembangkan sebagai olahan produk yang menguntungkan. ’’Bisa jadi puding, jeli, dan minuman lidah buaya,’’ katanya.

Lima tahun berikutnya, dia bekerja sama dengan Bait Kata. Pihaknya berusaha meningkatkan minat baca dan pengetahuan anak. Karena itu, ada teras baca dan perpustakaan mini. Tak hanya itu, kerajinan makrame juga tersedia.

Suroto berharap Kampung Literasi Tapak Kali Bendo bisa menjadi kampung wisata. Setiap Sabtu dan Minggu, banyak pengunjung yang berdatangan dengan tujuan berbagi edukasi. Baik itu cara penataan lingkungan, budi daya tanaman, maupun olahan lidah buaya dan kerajinan makrame.

TENTANG KAMPUNG LITERASI TAPAK KALI BENDO

  • Berada di RT 1, RW 1, Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo
  • Budi daya tamanan merambat dan lidah buaya (aloe vera)
  • Minilibrary (Mili) dan teras baca
  • Olahan produk lidah buaya dan kerajinan makrame
  • Tempat bermain permainan tradisional

TIP MEMULAI PENATAAN LINGKUNGAN ASRI DAN HIJAU

  • Tanam beragam jenis tumbuhan dan pohon di lahan gersang.
  • Beri tanaman hias di sepanjang bantaran sungai yang terlihat kosong dan kumuh.
  • Rutin membersihkan sampah sungai.
  • Sampah organik, seperti dedaunan, diolah menjadi pupuk kompos.
  • Beri sentuhan warna-warni pada lingkungan sekitar untuk menambah keindahan.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : oby/c7/ai



Close Ads