
Photo
JawaPos.com- Kekerasan seksual di lingkungan kampus saat ini terus menjadi pusat perhatian banyak pihak. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pun telah mengeluarkan peraturan berisi tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual (PPKS).
Hal itu diwujudkan Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya dengan membentuk satuan tugas (satgas) PPKS di kampus. Rektor Untag Surabaya Prof Mulyanto Nugroho pun telah melantik satgas PPKS di Gedung Pusat Perkantoran Yayasan dan Rektorat kemarin (20/6).
Pembentukan PPKS tersebut sekaligus sebagai upaya Untag Surabaya mewujudkan Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 untuk mencegah dan menangani kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. ”Sebelum kasus kekerasan seksual itu ada di kampus kita, satgas PPKS sudah dibentuk. Ini upaya pencegahan,” katanya kemarin.
Mulyanto menuturkan, kekerasan seksual –baik skala kecil maupun besar– tetap menjadi konsentrasi Untag Surabaya untuk mencegahnya. Sebab, sebagai perguruan tinggi, Untag Surabaya sudah menerima amanah untuk mendidik dan melindungi mahasiswa. ”Di dalam satgas PPKS ini, kami juga melibatkan mahasiswa. Sebab, mahasiswa akan lebih mudah berkomunikasi dengan sesama mahasiswa tanpa rasa sungkan,” jelasnya.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Prof Suprapto mengatakan, Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 sudah jelas mengamanatkan agar perguruan tinggi berperan dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual di lingkungan kampus.
Harapannya, seluruh kampus di Jawa Timur memiliki satgas PPKS seperti yang diamanatkan Kemendikbudristek. ”Perguruan tinggi swasta yang secara formal membentuk satgas PPKS saat ini masih Untag Surabaya,” imbuhnya.
Ketua Satgas PPKS Untag Surabaya Irmashanti Danadharta SHub Int MA mengatakan, langkah pertama setelah pembentukan satgas PPKS adalah segera melakukan sosialisasi kepada seluruh warga di Untag Surabaya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022