Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 April 2020 | 20.23 WIB

Cegah Kerumunan saat Padusan, Anggota TNI-Polri Jaga Makam di Gresik

TRADISI IKUT TERDAMPAK: TPU Tlogopojok yang biasanya ramai peziarah menjelang Ramadan kini menjadi kawasan physical distancing. Pedagang di sekitar TPU Tlogopojok kini sepi pembeli. (Chusnul Cahyadi/Jawa Pos) - Image

TRADISI IKUT TERDAMPAK: TPU Tlogopojok yang biasanya ramai peziarah menjelang Ramadan kini menjadi kawasan physical distancing. Pedagang di sekitar TPU Tlogopojok kini sepi pembeli. (Chusnul Cahyadi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Ramadan tinggal hitungan hari. Sebagian organisasi Islam sudah menetapkan awal bulan suci tersebut jatuh pada Jumat mendatang (24/4). Namun, kepastiannya menunggu sidang isbat pemerintah. Menjelang Ramadan, umat muslim melaksanakan megengan atau padusan. Biasanya, tradisi itu ramai sejak H-7 hingga H-1 Ramadan.

Di Kota Giri, padusan dilakukan dengan cara berziarah dan membersihkan makam. Mereka mendoakan orang-orang tersayang seperti orang tua atau sanak saudara yang sudah tiada. Namun, pandemi Covid-19 memaksa tradisi tersebut dibatasi. Sejumlah makam sudah memberikan larangan. Tujuannya, mencegah persebaran virus korona.

TPU Tlogopojok, misalnya. Biasanya, di makam Islam terbesar di Gresik itu selalu berjubel peziarah. Namun, untuk sementara kawasan tersebut ditutup. Kemarin (19/4) gerbang masuk makam di Kelurahan Tlogopojok tersebut dijaga sejumlah anggota TNI-Polri, warga, dan ormas. Sebab, area itu telah ditetapkan sebagai kawasan physical distancing.

Camat Gresik Purnomo mengatakan, penetapan physical distancing untuk masuk kawasan TPU Tlogopojok telah diusulkan oleh pemerintah desa setempat. ”Muspika dan tokoh masyarakat kemudian menyetujui. Tujuannya, mencegah persebaran virus korona,” ujarnya kemarin (19/4).

Dikatakan, tradisi padusan di TPU Tlogopojok biasanya selalu dibanjiri masyarakat untuk berziarah. Mereka datang dari berbagai daerah. Nah, masyarakat, pengurus makam, dan pemerintah desa khawatir terjadi persebaran virus korona. Apalagi, jumlah kasus makin hari makin naik. ”Karena itulah, kami menyetujui menjadi kawasan physical distancing. Ayo kita mendoakan keluarga yang sudah tiada dari rumah saja,” katanya.

Penerapan physical distancing itu membuat sejumlah orang yang hendak berziarah ke makam Tlogopojok kecele. Namun, mereka akhirnya memahami pembatasan tersebut. Dampak pembatasan itu, beberapa pedagang bunga di sekitar lokasi makam kini sepi pembeli.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=VC-sKybNDqA

https://www.youtube.com/watch?v=74imMRvZ5EA

https://www.youtube.com/watch?v=RaZQJmwBZkc

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore