
KEMASAN: Sejumlah komoditas dibagikan kepada KPM sudah dalam bentuk paket. Padahal, sesuai pedoman Kemensos, warga bebas berbelanja di e-warong. (Galih Wicaksono/Jawa Pos)
JawaPos.com – Dengan keluarga penerima manfaat (KPM) di masa pandemi Covid-19 sebanyak 92.529, total anggaran bantuan pangan nontunai (BPNT) di Kabupaten Gresik berkisar Rp 18,5 miliar per bulan. Jika program itu berlangsung Maret–Desember atau 10 bulan, alokasi dana yang dikucurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) mencapai Rp 185 miliar.
Data yang didapatkan oleh Jawa Pos, dari kucuran anggaran Rp 18,5 miliar per bulan tersebut, kecamatan dengan penerimaan BPNT paling besar adalah Benjeng. Di wilayah itu, ada 6.685 KPM dengan anggaran mencapai Rp 1,3 miliar (Rp 200 ribu x 6.685). Disusul Kecamatan Wringinanom dengan 6.647 KPM dan Menganti sebanyak 6.294 KPM.
Kepada Jawa Pos, M, mantan pengurus program BPNT, mengatakan sempat empat bulan ikut mengurus program bantuan sembako dari Kemensos tersebut. Namun, dia akhirnya memutuskan untuk keluar. Kenapa? ”Saya merasa kurang ada transparansi. Setelah empat bulan berjalan mengikuti program BPNT, saya jadi tahu, memang ada pemotongan,” ujarnya.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik Sentot Supriyohadi ketika dimintai konfirmasi memastikan bahwa tidak ada fee untuk para agen. Lalu, pemasukan agen dari mana? Menurut dia, agen dapat pemasukan dari transaksi KPM. Sayangnya, sejauh ini pihak BNI, dinsos, maupun koordinator BPNT mengaku tidak mengetahui pasti besaran komisi untuk para agen.
”Kami segera memanggil pihak terkait, termasuk bank, untuk rapat bersama yang membahas BPNT ini agar semuanya transparan,” ucap Sentot.
Kemarin (18/7) tim Jawa Pos mencoba untuk menghubungi beberapa agen yang melayani BPNT di Gresik guna menanyakan dugaan pemotongan itu. Salah satu di antaranya Eni, agen di wilayah Kecamatan Kedamean. ”Sebentar, tak matikan dulu,” katanya. Selang beberapa menit, Jawa Pos kembali menghubungi. ”Iki aku ditelepon Jawa Pos, Ton, tak jawab piye?” katanya, setelah itu tidak tersambung.
Ketua Tim Koordinasi (Tikor) Cerme Dedi Hartadi ketika dihubungi juga demikian. Awalnya, dia bersedia menjawab. Namun, begitu ditanya soal BPNT, Dedi beralasan sedang menyetir mobil. ”Lewat WA saja,” ucap dia.
Dihubungi secara terpisah, Koordinator Daerah (Korda) BPNT Kabupaten Gresik Suwanto mengatakan, pihaknya tidak mengetahui dugaan pemotongan BPNT itu di tiap-tiap kecamatan. ”Ini urusannya di agen-agen. Mereka ngambil untungnya berapa, kan juga tidak tahu. Karena menyangkut kualitas barang,” katanya.
Sebetulnya, untuk mengawal salah satu program bantuan sosial (bansos) itu agar tidak menyimpang, Kemensos juga menyediakan layanan pengaduan. Permasalahan yang dapat diadukan, antara lain, penyelewengan, pungli, dan penyaluran yang salah sasaran. Informasi layanan pengaduan itu juga telah disampaikan oleh Kemensos melalui kanal-kanal resminya, yakni situs https://kemensos.go.id/, Twitter @KemensosRI, hingga Instagram @kemensosri.
Mengutip unggahan Instagram @kemensosri, permasalahan bansos itu dapat diadukan melalui dua saluran. Yakni, e-mail bansoscovid19@kemsos.go.id dan WhatsApp (WA) 08111022210. Namun, nomor layanan tersebut tidak menerima telepon, melainkan hanya pengaduan melalui pesan WA.
Selain itu, layanan aduan tersebut tidak ditujukan untuk pendaftaran bagi penerima bansos Kemensos. Jika masyarakat ingin mengajukan pengaduan, kirimkan pesan dengan format berikut: nama lengkap (spasi) nomor KTP (spasi) alamat lengkap (spasi) aduan.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=9B0ZXbeO4Pc
https://www.youtube.com/watch?v=s7EHdbHkwKA
https://www.youtube.com/watch?v=mGzKb-GqnLc

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
