Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 Juni 2021 | 21.48 WIB

Rencana Ubah THP Kenjeran seperti Pantai Miami

BAKAL DIREHAB: Pengembangan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran tetap mempertahankan bangunan cagar budaya seperti benteng pendem. (Dimas Maulana/Jawa Pos) - Image

BAKAL DIREHAB: Pengembangan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran tetap mempertahankan bangunan cagar budaya seperti benteng pendem. (Dimas Maulana/Jawa Pos)

JawaPos.com - Saat THP Kenjeran direnovasi, sebuah bungker bawah tanah ditemukan di area kawasan tersebut. Temuan itu tentu saja tidak disia-siakan. Bangunan lawas tersebut akan tetap dipertahankan sekaligus menjadi daya tarik tambahan.

Bungker itu berukuran sekitar 3 x 3 meter dengan kedalaman 2 meter dari permukaan tanah. Di dalamnya tidak ada peninggalan apa pun. Hanya ruang kosong.

Rencananya, bungker tersebut menjadi bagian dari daya tarik wisata yang ditawarkan di sana. Namun, konsep yang diusung masih dibicarakan karena harus nyambung dengan renovasi saat ini.

Kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Surabaya Iman Krestian Maharhandono menuturkan, saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi soal itu. Salah satunya terkait dengan keinginan dinas kebudayaan dan pariwisata sebagai pengelola kawasan tersebut. ”Kami masih berkoordinasi, termasuk tentang kesejarahannya. Jadi, bisa dipoles tanpa mengubah strukturnya,” katanya.

Saat ini kondisi benteng itu memang cukup memprihatinkan. Sebab, bagian dalamnya juga terendam air akibat rembesan. Tangga menuju ke dalam pun sempit. ”Bungker di Tegalsari itu cukup luas sehingga penataannya lebih gampang. Nah, untuk bungker di THP Kenjeran ini, masih kami pikirkan renovasi yang pas seperti apa,” paparnya.

Hingga kemarin (13/6), perbaikan THP Kenjeran masih terus berjalan. Tampak dermaga di sisi utara sudah dibongkar. Kemudian, atap di sisi tengah juga sudah dilepas. Perbaikan besar-besaran memang sedang dilakukan di sana. Perwajahan THP Kenjeran akan dibawa lebih modern dan nyaman bagi pengunjung. Salah satunya, penataan lokasi berdagang yang masih semrawut dan mengganggu pandangan ke arah laut.

”Fokus utamanya biar orang bisa lihat ke laut tanpa terganggu. Kemudian, Jembatan Suroboyo terlihat penuh. Selama ini, kalau berfoto, yang kelihatan malah panggung di tengah laut,” terang Iman.

Lapak pedagang di bibir pantai sudah dibongkar. Semua dialihkan ke sisi tengah. Kemudian, penataan dari pintu masuk hingga keluar diatur searah. Mengingat, pandemi masih merebak, protokol juga harus diterapkan. ”Rencananya, ditambah pasir putih. Tapi, itu bertahap ya. Sementara, kami sediakan dulu area bilas outdoor bagi pengunjung yang habis main di laut,” jelas Iman.

Baca Juga: Pura-Pura Berkongsi, Pakai 77 Invoice Palsu, Kredit Cair Rp 65 M

Jika ditanya tentang konsep THP Kenjeran, Iman menyatakan akan membawa konsep Pantai Miami di Amerika. Desain yang minimalis khas laut. Dengan hiasan pohon seperti palem dan kelapa.

Iman mengungkapkan, perbaikan tahap awal ini ditargetkan selesai pada Agustus mendatang. ”Sementara masih berfokus ke penataan lokasi jualan pedagang lebih dulu. Baru kemudian ke area yang lain,” jelasnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore