
KAJI DULU: Toko emas di Pasar Blauran. (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Saat krisis terjadi, angka kriminalitas diprediksi meningkat. Karena itulah, pedagang emas diimbau menghentikan usahanya untuk sementara waktu. Apalagi, itu terkait dengan kebijakan Kemenkum HAM yang membebaskan banyak pelaku pidana umum untuk menghindari persebaran Covid-19 di penjara.
Toko emas dianggap sebagai salah satu tempat yang rawan penjarahan atau perampokan. Sejumlah pedagang sudah mengantisipasi hal itu. Mereka tetap buka, tetapi hanya melayani orang-orang yang menjual emas. ”Jadi, emasnya di etalase itu tidak ada. Mereka cuma melayani orang-orang yang jual emas karena butuh uang,” ujar Ketua Kumpulan Pedagang Pasar Seluruh Surabaya (KPPSS) Hakim Muslim.
Antisipasi yang dilakukan pedagang emas, lanjut Hakim, dinilai sudah cukup. Kejahatan yang dikhawatirkan itu tidak akan terjadi karena tidak ada emas yang mereka jual.
Hakim berharap tidak ada lagi imbauan penutupan toko emas. Sebab, banyak pegawai yang bekerja di toko tersebut. ”Kalau pemiliknya bisa makan. Nah, pegawainya ini yang kasihan,” ujarnya.
Di sisi lain, keberadaan toko tersebut sangat dibutuhkan masyarakat yang perlu uang. Emas yang mereka simpan selama ini bisa dijual untuk menyambung hidup.
Sementara itu Wakil Ketua KPPSS Mas’ud menambahkan, pedagang berharap penertiban harus didampingi PDPS. Selama ini yang terjadi adalah satpol PP bergerak sendiri masuk ke pasar. ”Jadi, semua kan ada lembaganya. Setiap ada kebijakan apa pun, kami berharap selalu ada petugas PDPS yang dilibatkan,” katanya.
Untuk itu, dia berharap polisi dan pemerintah bisa membuat protokol pengamanan yang saling menguntungkan. Jadi, kegiatan transaksi tetap aman dan warga masih bisa bekerja untuk membuat roda perekonomian tetap bergerak selama pandemi.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
