Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Agustus 2020 | 00.17 WIB

Pilwali Surabaya: Machfud Arifin akan Pilih Sendiri Wakilnya

GALANG DUKUNGAN: Machfud berbicara di hadapan pelaku UMKM Rabu (29/7). (Tim Machfud Arifin for Jawa Pos) - Image

GALANG DUKUNGAN: Machfud berbicara di hadapan pelaku UMKM Rabu (29/7). (Tim Machfud Arifin for Jawa Pos)

JawaPos.com - Siapa yang menjadi pendamping Machfud Arifin dalam pilwali Surabaya mendatang juga masih gelap. Sejumlah pihak memperkirakan bahwa Machfud baru akan memilih wakilnya ketika tahu siapa yang menjadi jago PDIP.

Sejauh ini, tujuh di antara delapan partai pengusung Machfud sudah menyorongkan nama. Bahkan, parpol-parpol sempat berinisiatif mengadakan seleksi. ’’Biar mendapat kandidat yang tepat untuk Pak Machfud,’’ kata Ketua Bappilu DPD Nasdem Imam Syafi’i.

Menurut Imam, rencananya Machfud mendatangi satu per satu ketua parpol pengusung untuk mencari informasi terkait sosok yang diajukan. Keputusan terakhir tetap berada di tangan Machfud.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Arif Fathoni menuturkan, pemilihan calon wakil wali kota merupakan domain Machfud. Partai hanya mengusulkan. ”Karena yang nanti bekerja bersama ya Pak Machfud,” paparnya.

Sejauh ini, Golkar mengajukan satu nama. Yaitu, KH Zahrul Ashar Asaad. Pria yang akrab disapa Gus Hans itu dinilai mumpuni. Pada pilgub Jatim lalu, dia menjadi juru bicara pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. Sosoknya juga dikenal luas. Arif menuturkan, Gus Hans kerap turun ke warga. Hanya satu partai yang belum mengajukan nama. Yaitu, PKB. Partai berlambang bumi dan sembilan bintang itu sengaja tidak menyodorkan calon pendamping.


Sekretaris Fraksi PKB Chamelia Habibah menegaskan, koalisi parpol sudah sepakat. Yaitu, mengusung Machfud sebagai calon wali kota. ”Pedoman kami itu,” jelasnya. Namun, PKB tetap bersiap jika Machfud meminta PKB menyiapkan figure untuk berkontestasi dalam pilwali. ”Kalau diminta Pak Machfud, kami akan siapkan,” ucapnya.

Secara terpisah, Machfud mengaku ada kriteria khusus yang dipersyaratkan. Pertama, calon pendampingnya sebagai wakil wali kota harus bisa mendongkrak perolehan suara dalam pemilihan wali kota (pilwali) Desember mendatang. Kedua, jika memang terpilih sebagai wali kota, Machfud berharap pendampingnya bisa seiring sejalan untuk merealisasikan program-program yang dicanangkan.

Karena itu, orang yang bakal menempati posisi L2, sebutan untuk wakil wali kota, harus mau bekerja keras. Orang yang memiliki visi-misi yang sama untuk memajukan Kota Surabaya. ”Yang penting tidak nyerimpeti. Tujuan kita satu, bagaimana Surabaya ini bisa maju kotane makmur wargane,” jelasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=s33I5iQoL_M

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore