
Photo
JawaPos.com- Cerita pilu seorang ibu bernama Yuana, yang bayinya meninggal dan terpaksa menjaminkan STNK untuk biaya perawatan di sebuah rumah sakit (RS) swasta, akhirnya mendapat uluran tangan. Rabu (11/8), keluarga yang tinggal di Menganti, Kabupaten Gresik, itu kedatangan seorang donatur bernama Purnomo.
Belakangan, Jawa Pos mendapatkan informasi, Purnomo adalah seorang polisi dengan pangkat Aipda yang bertugas di Polres Lamongan. Dalam rekaman video yang beredar, Purnomo datang ke rumah keluarga Yuana. Dia ditemui tiga orang sambil duduk lesehan. Yuana sendiri beserta dua orang muda-mudi, anggota keluarganya. Mereka semua mengenakan masker.
‘’Alhamdulillah, pagi ini kami bersilaturahmi ke Ibu Yuana, yang mana Ibu Yuana ini sempat viral bahwasannya dia ini melahirkan. Namun, kemudian bayi meninggal, dan sempat terjadi masalah saat pemakaman,’’ ujarnya dalam video itu.
Namun, Purnomo mengatakan pihaknya tidak ingin membahas persoalan itu. Dia menyatakan bahwa hidup di Indonesia maka harus memiliki sifat gotong royong. Tidak boleh membedakan suku, ras, dan agama. ‘’Sekali lagi, kita adalah saudara. Kalau kita suka membantu orang lain, maka kita akan dimudahkan urusannya oleh Allah SWT,’’ ucap dia.
Karena itu, dirinya menyerahkan donasi dari para donatur sebesar Rp 7 juta. Uang donasi itu diserahkan khusus untuk modal usaha. Kebetulan anak Yuana juga memiliki usaha online. Sedangkan hutang di RS swasta sebesar Rp 5,3 juta dengan jaminan STNK dan KTP, menunggu dari pihak desa.
‘’Yang mana pihak desa akan membantu dengan memberikan surat keterangan tidak mampu. Dan, nantinya juga akan kita bantu pelunasan di rumah sakit. Kurang lebihnya, saya mohon maaf,’’ tutupnya sambil mengasihkan uang kepada kelurga bersangkutan.
Purnomo ketika dihubungi melalui telepon membenarkan apa yang disampaikan dalam video tersebut. Dia tergerak setelah mendapat informasi itu dari media. Dia mengatakan, bantuan itu memang untuk modal usaha bukan untuk menebus STNK dan KTP. Sebab, pihaknya ingin membantu ekonomi keluarga tersebut.
''Yang untuk RS saya akan tambahi lagi Rp 2 juta. Dan saya juga mendapatkan kabar, pihak desa sudah memberikan surat keterangan tidak mampu agar mendapat keringanan biaya di rumah sakit,'' ujarnya singkat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022