Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Juli 2022 | 19.36 WIB

Gemar Minuman Instan, Wanita Muda Asal Gresik Ini Harus Cuci Darah

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Dua kali seminggu, Lukita Sari harus terbaring berjam-jam untuk menjalani cuci darah. Usianya masih 23 tahun. Semangat Lukita tetap menyala demi terus menjalani rumah tangga bersama suaminya. Dia baru menikah pada September 2021.


Setiap Rabu dan Sabtu, perempuan dari Balongpanggang, Gresik, itu pasti berada di RS Petrokimia Gresik. Tubuhnya terbaring di ruang hemodialisis. Slang tertancap pada lengan kiri. Berjam-jam Lukita menunggu mesin berputar mencuci darahnya itu. Bosan pasti dirasakan. Itu terlihat dari raut wajahnya yang cukup lelah.


Lukita sering sendirian di ruangan tersebut. Sang suami biasanya hanya mengantarkan, lalu berangkat bekerja. Tentu saja untuk membiayai pengobatan istri tercintanya yang terbilang tidak murah tersebut.Sudah tujuh bulan ini Lukita menjalani cuci darah karena terjadi masalah pada ginjalnya.


Lalu, apa penyebabnya? Lukita mengaku sejak kecil jarang minum air putih. Bahkan sangat jarang. Hobinya minum minuman instan. Apalagi minuman instan yang dingin, itu adalah minuman favoritnya.


Perempuan berkerudung itu telat memahami kondisi tubuhnya. Kurangnya suplai air putih ke dalam tubuh sangat berdampak buruk bagi Lukita. Gaya hidup yang tidak sehat itu dibarengi riwayat hipertensi yang dimiliki Lukita. Ditambah lagi aktivitas kerja yang melelahkan.


Setiap hari, badan Lukita terasa lelah. Karena curiga, dia langsung cek ke rumah sakit. Ternyata, kreatinanya tinggi. Lukita pun langsung diminta untuk rutin cuci darah.


Sebetulnya, rasa bosan dan jenuh hingga ingin menyerah itu sempat terlintas di benak Lukita. Namun, karena umurnya masih muda, dia memiliki keinginan kuat untuk sembuh. ’’Tetap harus semangat meski berjam-jam cuci darah seminggu dua kali,’’ ujarnya.


Ginjal Lukita sudah kronis. Rumah sakit menyatakan bahwa penyakit ginjal Lukita sudah masuk stadium 5. Stadium yang sudah akut. Penyebabnya, riwayat hipertensi yang dimiliki tidak terkontrol. Apalagi, pola hidupnya tidak sehat. Ketika Lukita masuk ke rumah sakit, penyakitnya sudah masuk stadium tinggi. 

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore