
Antara
JawaPos.com - Sebanyak 189 warga Gresik yang bekerja di pabrik rokok Sampoerna, Surabaya, sudah selesai di-rapid test. Hasilnya? Puluhan dari pekerja yang tersebar di 49 desa di wilayah selatan itu dinyatakan reaktif. Namun, belum tentu mereka positif Covid-19. Untuk memastikannya, tim gugus tugas masih melakukan tes swab.
Di antara puluhan pekerja yang reaktif tersebut, 19 orang sudah dites swab kemarin (10/5). Nah, tes swab sisanya dilanjutkan hari ini (11/5). ”Senin akan kami swab mereka yang reaktif rapid test,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali.
Dia berharap puluhan pekerja dengan hasil rapid test reaktif tersebut dinyatakan negatif dari hasil tes swab. Sebab, apabila banyak yang positif, berarti di Gresik muncul klaster baru. Yakni, klaster dari pabrik rokok Sampoerna, Surabaya. ”Sejauh ini warga Gresik dari klaster Sampoerna itu empat orang. Tiga orang lainnya masuk data Surabaya,” imbuhnya.
Mantan kepala Puskesmas Bungah itu menjelaskan, selain para pekerja tersebut, warga yang kontak erat dengan mereka juga di-rapid test di puskesmas wilayah masing-masing. Sebab, orang terdekat para pekerja itu tentu juga sangat berisiko terpapar.
Saat ditanya soal lanjutan instruksi Bupati Sambari Halim Radianto agar seluruh perusahaan di Gresik melakukan rapid test mandiri, Ghozali mengatakan, sejauh ini masih ada kendala. Dia menyatakan, tim gugus tugas masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan alat rapid test hingga terkendala mekanisme pelaksanaannya.
Ghozali mengatakan, alat rapid test yang dimiliki pemkab saat ini hanya bisa meng-cover tiga sampai lima perusahaan. Itu pun jika digunakan semua, pasien dalam pengawasan (PDP) maupun yang berisiko menjadi tidak kebagian atau jatahnya hilang.
”Namun, masalah itu sedang kami pikirkan solusinya. Kalau melihat alat yang ada saat ini, jelas tidak cukup. Meski demikian, sudah ada beberapa perusahaan yang melakukan rapid test mandiri untuk para karyawan,” kata Ghozali.
Sebelumnya, pemkab melalui APBD Gresik sudah berbelanja alat rapid test sebanyak 1.000 unit. Kemudian, pemkab juga menerima 560 unit alat rapid test dari Pemprov Jatim.
Sementara itu, setelah dipastikan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Gresik diperpanjang, pemkab langsung bergerak cepat. Komandan Gugus Tugas Covid-19 Gresik Nadlif memastikan, pada perpanjangan PSBB pengawasan dan tindakan bakal diperketat. Kebijakan itu sesuai instruksi Gubernur Khofifah Indar Parawansa. ”Mulai sanksi, operasi, hingga kontrol titik checkpoint,” ungkapnya.
Soal mekanisme pelaksanaannya, Nadlif yang juga Plh Sekda mengatakan bahwa hari ini dilaksanakan rapat koordinasi. ”Kalau disiplin menggunakan masker, sudah. Hanya jaga jarak di tempat umum yang masih kurang. Itu akan kami rapatkan dulu teknisnya bagaimana. Tapi, Bu Gubernur meminta pelanggar tidak bisa mengurus SIM hingga SKCK selama enam bulan,” ujarnya.
Ketua Komisi I DPRD Gresik Jumanto mengusulkan, berdasar hasil evaluasi, perbup tentang PSBB perlu diperbarui. Terutama mengenai wilayah PSBB dan aturan hukumnya. Selain itu, perlu disertakan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan PSBB tersebut.
”Itu nanti sebagai pedoman tim gugus tugas, termasuk masyarakat, agar bisa mendapat informasi menyeluruh. Dengan demikian, tidak saling tuding, mulai dari distribusi bantuan sosial, penerapan sanksi bagi pelanggar, dan sebagainya,” katanya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=3yevCzxrWLA
https://www.youtube.com/watch?v=CaPEtmCK5Kg
https://www.youtube.com/watch?v=_9F8Pe2Z5VQ
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022