
Ilustrasi pasien Covid-19. (Chis/Jawa Pos)
JawaPos.com – Kebutuhan obat terapi Covid-19 selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat meningkat. Namun, banyak yang mengeluh lantaran stok di toko obat terbatas. Dewan meminta pemkot turun tangan untuk memberikan bantuan obat. Khususnya bagi yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman).
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto mengatakan menerima banyak keluhan dari warganya yang menjalani isoman. Mereka ingin segera sembuh dari paparan Covid-19. Salah satu caranya dengan mengonsumsi obat terapi Covid-19. ’’Tapi lho susah sekarang cari obat di toko resmi maupun apotek,” ujarnya Rabu (7/7).
Menurut Herlina, pasien tanpa gejala yang sedang menjalani isoman belum tersentuh bantuan. Khususnya bantuan obat-obatan. Yang diperhatikan hanya masalah makanan. Padahal, penderita tanpa gejala juga membutuhkan terapi obat agar segera pulih.
Sebagian besar warga yang menjalani isoman memang tidak menuntut untuk diberi bantuan obat. Masalahnya, mereka mengalami kesulitan ketika hendak mencari sendiri obat di pasaran. Stoknya terbatas. Bahkan, tidak sedikit toko obat maupun apotek yang kehabisan.
Karena itu, pihaknya meminta pemkot turun tangan. Fenomena kelangkaan obat harus segera diatasi. Jangan sampai terjadi panic buying di tengah masyarakat yang mengakibatkan stok obat di pasaran habis. ’’Apalagi penimbunan obat. Jangan sampai ada orang yang memanfaatkan musibah ini sebagai ajang untuk mencari untung,” ucapnya.
Politikus Partai Demokrat itu menambahkan, pihak kecamatan dan kelurahan bisa dikerahkan. Tidak hanya melakukan penyemprotan disinfektan di kampung-kampung. Aparat pemerintah di level bawah juga harus mulai digerakkan untuk mendata warga yang sedang menjalani isoman. ’’Mereka yang belum mendapat obat terapi didata. Pemerintah harus mengupayakannya,” katanya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Satgas Covid-19 Irvan Widyanto mengatakan, memang belum ada kebijakan khusus terkait perawatan warga yang menjalani isoman. Sebab, penanganan yang dilakukan pemerintah lebih berfokus pada orang-orang yang bergejala dan membutuhkan perawatan intensif. ’’Kalau untuk yang isoman, puskesmas sudah melakukan pemantauan setiap hari,” tuturnya.
Baca Juga: Jatim Kembali Zona Merah, Dipicu Melonjaknya Okupansi Rumah Sakit
Meski demikian, pihaknya memastikan akan menindaklanjuti keluhan tersebut. Termasuk soal kelangkaan obat di pasaran. ’’Kami akan mempertimbangkan terkait bantuan obat bagi warga yang menjalani isoman. Soal kelangkaan obat, kami masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” jelas mantan kepala Satpol PP Kota Surabaya itu.
BEBERAPA OBAT TERAPI COVID-19 YANG SULIT DIDAPATKAN
• Antivirus (sulit)
• Vitamin D (stok terbatas)
• Avigan (sulit)
• Ivermectin (stok terbatas dan mahal)
• Azithromycin (sulit)
Diolah dari berbagai sumber

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
