
JARINGAN KAKAP: Para tersangka yang membuat dan mengedarkan upal dibekuk petugas Polrestabes Surabaya dan polres lain. (Dimas Maulana/Jawa Pos)
JawaPos.com – Komplotan pengedar uang palsu (upal) punya banyak modus untuk meraup untung. Mereka tidak hanya berusaha mengedarkan upal dengan menyetor ke agen resmi bank. Beberapa pelaku juga menjual upal secara langsung.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menuturkan, temuan itu didapat saat pihaknya melakukan penyidikan lanjutan. Salah satu cara yang dipakai para tersangka adalah menawarkan upal kepada masyarakat secara langsung. ”Dijual dengan sistem 1 banding 3,” katanya Jumat (6/11).
Artinya, peminat akan memperoleh upal Rp 3 juta dengan harga Rp 1 juta. Sudamiran menjelaskan bahwa penawaran tersebut hanya diberikan para tersangka kepada orang yang sudah dianggap dekat. ”Sempat ditawarkan kepada beberapa orang. Namun, belum ada yang mau membeli,” ungkapnya.
Dia mengungkapkan, modus lain yang sempat dicoba komplotan pelaku adalah memasukkan upal ke mesin ATM. Mereka memanfaatkan layanan setor tunai. ”Ada beberapa tersangka yang melakukannya dan tidak berhasil,” terangnya.
Sudamiran sudah mengoordinasikan modus terakhir ke saksi ahli yang berasal dari Bank Indonesia (BI). Dalam penjelasannya, ahli menyatakan bahwa upal memang tidak akan bisa masuk ke mesin ATM. ”Mesin bisa mendeteksi uang asli atau palsu,” ujarnya.
Mesin ATM, menurut ahli, memiliki detektor khusus. Fungsinya, mendeteksi komponen dari uang yang disetor. Misalnya, benang pengaman dan hologram. ”Uang palsu secara otomatis bakal dimuntahkan,” kata polisi dengan dua melati di pundak tersebut.
Kanitresmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Ryzki Wicaksana mengakui, upal yang dibuat tersangka memang mirip uang asli secara kasatmata. Namun, mereka tidak bisa menduplikasi unsur pengaman dari uang asli. ”Jadi, pasti ada perbedaan,” tutur alumnus Akpol 2013 tersebut.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
