
Selebrasi Mohamed Salah di laga Selandia Baru vs Mesir (Dok. FIFA)
JawaPos.com - Australia menghadapi Mesir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Sabtu (4/7) dini hari WIB. Duel ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama mengandalkan organisasi permainan yang disiplin.
Australia datang dengan ambisi mencetak sejarah. Sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia, Socceroos belum pernah memenangi pertandingan fase gugur. Sebaliknya, Mesir juga tengah mengejar sejarah setelah untuk pertama kalinya lolos ke fase gugur Piala Dunia.
Pelatih Australia, Tony Popovic, menegaskan timnya tidak ingin hanya dikenang sebagai generasi yang menjanjikan.
"Kami percaya masa depan tim ini cerah. Namun sejak awal saya selalu mengatakan bahwa kami ingin meraih hasil sekarang, bersama kelompok pemain ini. Mereka cukup bagus untuk melakukannya sekarang."
Popovic juga menegaskan laga melawan Mesir menjadi kesempatan emas untuk menciptakan sejarah baru.
"Sejarah dibuat setelah pertandingan selesai. Tugas kami adalah melakukan bagian kami selama pertandingan, entah itu 90 menit, perpanjangan waktu, atau adu penalti."
Australia lolos sebagai runner-up Grup D setelah mengalahkan Turki 2-0, kalah 0-2 dari Amerika Serikat, lalu menundukkan Paraguay 1-0. Namun, Socceroos kehilangan dua pemain berpengalaman, Mathew Leckie dan Jacob Italiano, yang harus absen karena cedera.
Di kubu Mesir, perhatian tertuju kepada Mohamed Salah. Penyerang Liverpool itu sudah kembali berlatih setelah mengalami cedera hamstring, tetapi kondisinya belum sepenuhnya dipastikan.
Pelatih Mesir Hossam Hassan mengaku tidak ingin memaksakan kondisi sang kapten.
"Kami berharap dia bisa bermain besok. Namun kami belum yakin apakah dia akan masuk susunan pemain utama."
Hassan menegaskan dirinya tidak akan mengambil risiko jika kondisi Salah belum benar-benar pulih.
"Saya tidak akan mengambil risiko apa pun sebelum benar-benar yakin dia sudah 100 persen siap."
Sementara itu, Popovic memastikan Australia telah menyiapkan berbagai skenario.
"Kami sudah menyiapkan skenario jika Mohamed Salah bermain maupun jika dia tidak bermain."
Superkomputer Opta memproyeksikan pertandingan ini berlangsung sangat berimbang.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
