Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 November 2020 | 22.48 WIB

Pekan Depan Unair Luncurkan Uji Lanjutan Vaksin Covid-19

Ilustrasi pasien Covid-19. (Chis/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi pasien Covid-19. (Chis/Jawa Pos)

JawaPos.com – Tim riset Universitas Airlangga (Unair) terus berfokus mengembangkan vaksin Covid-19. Selain dalam bentuk injeksi, Unair mengembangkan vaksin dalam bentuk oral. Rencananya, dua vaksin itu di-launching untuk tahap riset selanjutnya pada Senin (9/11).

Rektor Unair Prof Mohammad Nasih menjelaskan, pada 9 November nanti, Unair melakukan sidang universitas terbuka dalam rangka dies natalis ke-66. Pihaknya juga akan menandatangani kerja sama dengan PT Biotis. Termasuk PT Biofarma, Kemenristek, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Upaya tersebut merupakan tindak lanjut proses uji preklinis hingga klinis untuk vaksin merah putih. ”Jadi, launching vaksin itu, bukan siap diedarkan. Melainkan untuk uji lanjutan vaksin,” ujarnya.

Dalam uji lanjutan vaksin yang bakal di-launching, ada dua model. Yakni, vaksin merah putih platform Unair dan vaksin oral. Vaksin dalam bentuk oral, lanjut Nasih, saat ini disiapkan untuk uji klinis. Persiapannya pun membutuhkan proses yang sangat panjang untuk membuahkan hasil yang bagus. ”Kalau izin dari BPOM turun, tim bisa segera ke lapangan untuk uji klinis,” jelasnya.

Pada Senin mendatang (9/11), Unair juga meluncurkan banyak produk yang masih ditindaklanjuti karena dinilai masih relevan dengan kondisi saat ini. Di antaranya, senyawa Unair 3 dan formula reagen yang dapat mempercepat pemeriksaan uji usap. ”Jadi, hasil swab test dapat diketahui dalam waktu hitungan jam,” terangnya.

Nasih menuturkan, bukan hanya riset yang berkaitan Covid-19 yang akan di-launching. Pihaknya juga bakal memperkenalkan produk pembelajaran learning management system (LMS). Sistem itu menjadi keunggulan Unair karena memiliki interaksi yang luar biasa. ”Kalau di tempat lain interaksinya berkurang, di LMS interaksinya banyak,” ujarnya.


Begitu juga produk artificial intelligence (AI) untuk pembelajaran anatomi. Unair bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dibiayai LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). ”Dengan adanya AI, mahasiswa yang belajar anatomi tidak perlu datang ke lokasi. Mereka cukup memakai kacamata AI untuk mempelajarinya,” tuturnya.

PRODUK BARU SAMBUT DIES NATALIS KE-66

  • Obat baru senyawa Unair 3

  • Uji lanjutan vaksin merah putih platform Unair dan vaksin oral

  • Produk management learning system (MLS)

  • Produk artificial intelligence (AI) untuk pembelajaran anatomi


Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=aPsPwdlWW14

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore