
Ilustrasi memerangi virus Korona (Adnan Reza Maulana/Jawa Pos)
JawaPos.com – Persebaran Covid-19 di Jatim terus menunjukkan tren positif. Jumlah pasien positif yang tengah dirawat makin berkurang. Bahkan, jika situasi itu bisa dipertahankan, ada potensi kasus aktif hanya tinggal 1 persen pada akhir bulan ini.
Potensi itu berdasar hasil prediksi yang dibuat Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga. Namun, potensi itu bisa saja tak terwujud.
Prediksi tersebut didapat dari hasil hitungan menggunakan rumus predictive modeling. Acuannya adalah tren jumlah pasien sembuh cenderung lebih tinggi daripada pertambahan kasus positif Covid-19. Jika terwujud, kasus aktif di Jatim diperkirakan hanya 1,14 persen.
Rabu (4/11) pasien sembuh di Jawa Timur mencapai 243 orang. Total seluruhnya 47.505 orang. Pertambahan kasus positif mencapai 239 sehingga total seluruhnya menjadi 53.513 kasus. Pasien aktif dirawat tinggal 2.170 orang atau setara 4,06 persen. Ada penurunan jika dibandingkan dengan hari sebelumnya yang masih di atas 2.300 orang.
Perbandingan jumlah pasien sembuh lebih banyak daripada kasus positif diharapkan terus berlangsung. Dengan begitu, pertambahan kasus positif tidak berdampak signifikan pada jumlah pasien dirawat. Otomatis, prediksi kasus aktif makin sedikit pada November bisa terwujud.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim dr Makhyan Jibril menegaskan, prediksi FKM tetap bergantung pada masyarakat. Prediksi itu akan meleset jika masyarakat tidak disiplin. ”Sejauh ini, kesadaran untuk disiplin mulai tumbuh. Ini harus ditingkatkan,’’ katanya.
Dia menjelaskan, pasien sembuh meningkat. Selain itu, perawatan semakin singkat. Pasien dengan kondisi tubuh yang baik biasanya cepat sembuh. Rata-rata antara 10 hingga 14 hari.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
