
PERLU PENGAWASAN: Beberapa jenis bahan pokok yang diterima keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah Gresik. (Tim Jawa Pos)
JawaPos.com – Pekan ini belum ada kepastian soal lanjutan pemeriksaan atas dugaan penyimpangan penyaluran bantuan pangan nontunai (BPNT) di masa pandemi Covid-19. Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Gresik mengaku terus mendalami regulasi program bantuan sosial dengan sumber dana dari APBN itu.
Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga mengatakan, setelah meminta keterangan beberapa pihak terkait program BPNT itu, pihaknya terus melakukan pendalaman. Sebab, regulasi yang menjadi landasan program tersebut cukup banyak. Karena itu, pihaknya butuh ketelitian untuk verifikasi.
”Sampai hari ini (kemarin, Red) kami masih proses verifikasi data dan keterangan yang sudah kami terima dari pemanggilan pihak Dinsos (Dinas Sosial) Gresik dan Korda (koordinator daerah) BPNT,” ujarnya.
Persoalan BPNT begitu kompleks. Mulai penyaluran yang tidak sesuai pedoman umum (pedum) dan peraturan menteri sosial (permensos), indikasi manipulasi agen-agen atau e-warong, hingga dugaan selisih harga paket bahan pangan yang diterima para keluarga penerima manfaat (KPM).
Karena itu, lanjut Bayu, pihaknya tengah mempelajari regulasi yang ada. Sebab, tentu dibutuhkan kehati-hatian untuk mengambil langkah selanjutnya. Bukan tidak mungkin kalau keterangan belum cukup, pihak dinsos maupun Korda BPNT kembali dipanggil. Bahkan, mungkin juga pihaknya meminta keterangan pihak-pihak lain yang terkait, terutama soal mekanisme penyaluran BPNT. Mereka bisa berasal dari penyelenggara, supplier, agen, atau KPM.
”Karena ini bersinggungan langsung dengan masyarakat sehingga ke depan pasti juga kami panggil untuk dimintai keterangan,” ungkapnya. Namun, soal kapan waktu pemanggilan, pihaknya belum bisa memastikan.
Seperti pernah diberitakan, pekan lalu (27/7) Unit Tipikor Satreskrim Polres Gresik memang sudah meminta keterangan beberapa pihak untuk menindaklanjuti dugaan penyimpangan penyaluran BPNT. Antara lain, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Gresik Sulyono serta Korda BPNT Gresik Suwanto. Sejumlah kalangan menilai atensi itu beralasan lantaran presiden dan Kapolri juga jauh-jauh hari telah memberikan warning tegas untuk tidak ”bermain-main” dalam program bantuan sosial. Apalagi di masa pandemi Covid-19.
Kasus BPNT di masa pandemi Covid-19 tersebut mengemuka setelah awak media menelusuri penyaluran program sembako itu di sejumlah lokasi. Ternyata, pelaksanaan di lapangan tidak sesuai dengan Permensos 20/2019. Nominal sembako BPNT yang diterima 92.529 KPM se-Kabupaten Gresik seharusnya Rp 200 ribu per bulan per KPM. Namun, dari hasil pengecekan bantuan sembako di beberapa desa yang kemudian dibandingkan dengan harga di pasaran, diperkirakan ada selisih Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per KPM.
Sebelumnya, sejak kasus penyaluran BPNT itu mengemuka, Kepala Dinsos Pemprov Jatim Alwi langsung turun ke Gresik. Dia langsung memimpin rapat koordinasi dan evaluasi. Dalam pertemuan itu, Alwi meminta penyaluran BPNT berpedoman pada aturan.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Y1cR5XcFTZE
https://www.youtube.com/watch?v=fzrViQ9c2tI
https://www.youtube.com/watch?v=d8KykPQ6414

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
